Transformasi Digital dan Inovasi Partai Golkar Dalam Memperkuat Peran-Peran Politiknya di Era Disrupsi
Razi Akbar Sabardi, Dr. Nanang Indra Kurniawan, M.P.A.
2023 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan
Era disrupsi telah menyebabkan
pergeseran besar terhadap perkembangan teknologi digital di dunia, termasuk
Indonesia. Partai Golkar sebagai salah satu partai tertua saat ini menggalakkan
inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsi politiknya. Inovasi dilakukan, baik sistem
rekrutmen, pendidikan politik, kampanye, kanvassing, hingga monitoring dan
evaluasi bakal calon legislatif. Semua dilakukan menyesuaikan kebutuhan era
disrupsi saat ini. Penelitian yang membahas terkait upaya transformasi digital
dan inovasi partai politik dalam menjalankan tugas dan fungsinya pada era
disrupsi digital masih sangat minim. Penelitian ini bertujuan mengetahui
tantangan-tantangan yang dihadapi Partai Golkar dan upaya yang dilakukan untuk
menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas, fungsi, dan
peranannya pada era disrupsi. Pengumpulan data primer dan data sekunder dilakukan
dengan metode observasi, wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen. Pendekatan
analisis data menggunakan sistem politik by David Easton, konsep partai
digital serta tugas dan fungsi partai politik. Data hasil wawancara dikaji
mendalam dengan studi perbandingan. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini
mengungkap bahwa dampak digitalisasi Partai Golkar memberikan pandangan baru
terkait praktik politik di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital.
Praktik tersebut antara lain melaksanakan sekolah politik dan menyerap aspirasi
masyarakat dengan platform digital Train Golkar Apps dan program Essay
Competition, memanfaatkan media sosial digital Youtube, Instagram, Facebook,
Tiktok serta Tools Golkar EKTA dan Online Canvasing and Training.
Hasil penelitian ini juga menjelaskan tentang praktik politik Partai Golkar di
era digital dan nondigital. Temuan dari penelitian ini berkontribusi sebagai pertimbangan
dalam membuat kebijakan terkait pemanfaatan teknologi digital dalam aspek
kebijakan publik dalam menjalankan tugas dan fungsi partai politik untuk
masyarakat.
The
era of disruption has brought about significant shifts in the development of
digital technology worldwide, including in Indonesia. Golkar party, as one of
the oldest political parties, is currently promoting innovation in carrying out
its political tasks and functions, ranging from recruitment systems, political
education, campaigns, canvassing, to the monitoring and evaluation of
prospective legislative candidates, all in line with the needs of the current
disruptive era. However, research addressing digital transformation and innovation
efforts of political parties in performing their roles and functions during the
digital disruption era is still quite limited. This research aims to identify
the challenges faced by Golkar party and the measures taken to address these
challenges in carrying out its tasks, functions, and roles in the era of
disruption. This research employs data collection methods such as observation,
interviews, literature review, and document analysis. Both primary and secondary
data sources are utilized. The data analysis approach is based on David
Easton's political system, the concept of a digital party, as well as the tasks
and functions of political parties. In-depth analysis of interview data is
conducted through comparative studies. The analysis reveals that the impact of
digitization on Partai Golkar offers a new perspective on political practices
in Indonesia by leveraging digital technology, such as conducting political
schools and gathering public aspirations through the Train Golkar Apps and
Essay Competition program. It also involves the utilization of digital social
media platforms like YouTube, Instagram, Facebook, TikTok, as well as Golkar
EKTA tools and Online Canvassing and Training Program. Furthermore, this
research also discusses about Golkar party in both digital and non-digital
eras. The findings of this research contribute to considerations in formulating
policies related to the use of digital technology in the context of public
policy and the execution of the tasks and functions of political parties for
the benefit of society.
Kata Kunci : Digital Transformation, Disruption, Political Parties, Digital Parties, Digital Democracy.