Reaksi pasar terhadap tindakan perataan laba dengan kualitas auditor dan kepemilikan manajerial sebagai variabel pemoderasi
SANDRA, Dessy, Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA
2004 | Tesis | S2 AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kualitas auditor dan kepemilikan manajerial terhadap hubungan antara reaksi pasar dengan tindakan perataan laba pada perioda pengumuman laba laporan keuangan perusahaan tahun 2001. Penelitian ini didasarkan pada kontroversi beberapa penelitian sebelumnya mengenai reaksi pasar terhadap tindakan perataan laba di Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Pengumpulan data menggunakan metoda purposive sampling sehingga jumlah perusahaan sampel adalah 108 perusahaan. Tindakan perataan laba diukur dengan menggunakan Indeks Eckel perioda pengamatan tahun 1998-2001. Reaksi pasar diukur dengan menggunakan cumulative abnormal return, perioda jendela (windows) pendek, yaitu tiga hari sebelum tanggal publikasi laporan keuangan, saat publikasi laporan keuangan dan tiga hari setelah tanggal publikasi laporan keuangan. Kualitas auditor diukur dengan reputasi auditor yaitu kantor akuntan publik yang paling banyak memiliki klien perusahaan yang terdaftar di BEJ dan kepemilikan manajerial diukur dengan persentase kepemilikan saham oleh pihak manajemen perusahaan. Menggunakan analisis regresi multivariat dengan variabel pemoderasi, hasil penelitian ini menemukan bahwa kualitas auditor bukan merupakan variabel pemoderasi hubungan antara reaksi pasar dengan tindakan perataan laba. Hal ini mendukung pendapat Ardiati (2003) yang menyatakan bahwa audit laporan keuangan tidak untuk mendeteksi terjadinya manajemen laba, tetapi audit dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas laporan keuangan. Namun tidak tertutup kemungkinan bahwa hasil ini juga diakibatkan oleh kurangnya kesadaran investor akan pentingnya kualitas auditor dalam proses audit atau bahkan sesungguhnya mereka belum percaya akan independensi auditor dalam menjalankan proses audit. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa variabel kepemilikan manajerial merupakan variabel pemoderasi hubungan antara reaksi pasar dengan tindakan perataan laba. Hal ini menunjukkan bahwa pasar tidak menyukai perataan laba yang dilakukan oleh perusahaan dengan kepemilikan manajerial yang tinggi, karena dengan demikian manajemen akan lebih leluasa untuk melakukan tindakan perataan laba yang bersifat intentionally smoothing.
The objective of the study was to examine the impact of auditor quality and managerial ownership on the relationship between market reaction and the income smoothing in the period of earnings announcement of the company’s financial statement in 2001. The study motivated by the controversy of previous studies about market reaction to the income smoothing in Indonesia. The sample of the study was the manufacturing companies listed in the Jakarta Stock Exchange. The data was collected using purposive sampling method. The number of the samples of the company was 108. The income smoothing was measured using Eckel Index in the observation period of 1998- 2001. The market reaction was measured using cumulative abnormal return, short windows period, i.e. three days before the date of the publication of the financial statement, at the day of the publication of the financial statement and in three days after the publication of the financial statement. The auditor quality was measured using auditor reputation accountant whose have the most clients of the companies listed in the Jakarta Stock Exchange and the managerial ownership was measured using the percentage of the stock holding by the management of the companies. The results of the multivariate regression analysis with the moderating variable showed that the auditor quality was not the moderating variable between the market reaction and the income smoothing. It confirmed Ardiati’s (2003) argument that financial statement audit was not to detect the occurrence of earnings management, but to increase the credibility of the financial statement. However, it was likely that the results of the audit could show the lack of the awareness of the investor about the importance of the auditor quality in the auditing process and even they have not believed in the independency of the auditor in conducting the auditing process. The results also showed that the variable of the managerial ownership represented the moderating variable of the relationship between the market reactions using the income smoothing. It showed that the market did not like the action of income smoothing by the companies with the high managerial ownership. Thus, the managerial ownership had more space to smooth income, which was intentionally smoothing in nature.
Kata Kunci : Perataan Laba, Reaksi Pasar, Kualitas auditor dan Kepemilikan manajerial