IDENTIFIKASI POLA SEBARAN HORISONTAL TEGAKAN HUTAN RAKYAT (Kecamatan Pringsurat dan Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah)
KARTIKA ATYASARI, Dr. Ir Ronggo Sadono dan Djoko Soeprijadi, S.Hut.
2008 | Skripsi | S1 KEHUTANANKelestarian hutan rakyat memegang peranan penting sebagai pemasok bagi industri kayu. Untuk mencapai kelestarian pengelolaan hutan, diperlukan informasi mengenai struktur hutan rakyat. Untuk mengelola hutan, penting dilakukan identifikasi struktur hutan. Salah satu aspek struktur hutan yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi hutan adalah sebaran diameter pohon. Pola sebaran diameter dapat melukiskan karakteristik tegakan karena mempunyai korelasi yang kuat dengan parameter tegakan penting yang lain, seperti luas bidang dassar, volume batang, umur, tingkat kesuburan tanah (bonita), kerapatan tegakan, dan sebagainya. Penelitian ini dilakukan di Hutan Rakyat Kecamatan Pringsurat dan Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Informasi pola sebaran diameter didapatkan dari distribution fitting pada masing-masing plot sampel. Uji kesesuaian yang digunakan adalah Kolmogrov - Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran diametemya memiliki variasi yang tinggi. Hutan rakyat ini mempunyai struktur tegakan polikultur dan tak seumur. Kecenderungan pola sebaran diameter pada sebagian besar sampel dapat dilukiskan dengan Sebaran Weibull.
The sustainibility of community forest play an important role as supplys in timber industries. To reach sustainable community forest management, there is needed an information about community forest structure condition. To manage this forest, it is essential to identify forest structure information. One of forest structure aspect to identify forest condition is tree diameter distribution. Pattern diameter distribution can describe stand characteristics because it has close relationship with another important stand parameters such as crossectional width area, steam volume, age, site index, stand density, etc. This research was conducted at community forest in Pringsurat Subdistrict and Kranggan Sub- district, Temanggung Regency, Central Java. The information of diameter distribution pattern was obtained from distribution fitting of each sampled plot. Kolmogorov- Smirnov was used for goodness of fit test. The result showed that the diameter distribution pattern was highly varied. This community forest was structurized as policulture and uneven- aged stand. The trend of diameter distribution pattern in all sampled mostly could be described by Weibull distribution.
Kata Kunci : Sebaran diameter, hutan rakyat, tegakan.