Laporkan Masalah

PENGARUH PUPUK NPK DAN PROGRESS MICRO TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI SERTA DAYA TRUBUS KEBUN PANGKAS ACACIA MANGIUM

SEPTI PASCAISNA WATI , Ir. Widaryanti Wahyu Winarni, M. P. dan Dr. Ir. Dja'far Shiddieq, M.Sc.

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Ketersediaan bibit yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam menyukseskan program penanaman hutan, apalagi upaya untuk menghasilkan bibit yang berkualitas menjadi semakin penting. Perkecambahan bibit di persemaian dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: perbanyakan generatif dan vegetatif. Konsep taman pagar merupakan bagian dari metode perbanyakan vegetatif yang dilakukan untuk memenuhi produksi bibit secara vegetatif. Upaya untuk menghasilkan bibit yang berkualitas adalah dengan pemupukan yang diberikan pada persemaian hutan tanaman. Penelitian ini terdiri dari 2 bagian yaitu kebun semai dan pagar pada tanaman A. mangium. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan bibit A. mangium terhadap respon pemupukan yang diberikan dengan jumlah berbeda baik dengan NPK maupun Progress Micro. Untuk bibit, jumlah yang digunakan antara lain: 0,5 g; 1 gram; 1,5 gram dan 2,5 gram. Selain untuk taman pagar jumlah yang digunakan antara lain: 5 g; 7 gram; 9 gram; 11 gram dan 13 gram. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Silvikultur Intensif Jurusan Silvikultur Fakultas Kehutanan Gadjah Mada di Klebengan pada bulan Februari sampai Juni 2007. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 blok sebagai pengulangan dan 11 jumlah pupuk sebagai pupuk. perlakuan, setiap perlakuan menggunakan 10 observasi yang disederhanakan. Hasil penelitian di persemaian menunjukkan bahwa penambahan pupuk dengan dosis 0,5 g; 1 gram; Dosis 1,5 g dan 2,5 g tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan diameter bibit A. mangium. Namun dari rata-rata hasil pertumbuhan dan pengukuran diameter bibit dapat dihitung bahwa pada NPK hasil terbaik dapat dicapai sebesar 2,5 g per bibit dibandingkan pada Progress Micro sebesar 0,5 g per bibit. Pemupukan pada tanaman pagar mampu mempengaruhi kemampuan bertunas dan diameter buku pada bibit A. mangium. Pupuk terbaik pada penelitian ini adalah pupuk progresif mikro yang menghasilkan korelasi positif antara kemampuan bertunas dan diameter buku pada A. mangium.

High quality seedling availability is one of the most important factors to succeed forest plantation programs, more over the effort to produce high quality seedlings became more important. Seedling germination in nursery could be held with two ways such as: generative and vegetative propagation. Hedge garden concept is a part of vegetative propagation methods which held to fulfill seedling production vegetative. An effort to produce high quality seedlings is with fertilizing that given on planted forest nursery. This research consists of 2 parts such as seedling and hedge garden on A. mangium plantation. The purpose of this research was to analyze A. mangium seedling growth as fertilizing respond that given with different amount wheter with NPK and Progress Micro. On seedlings, the amount that had been used such as: 0,5 g; 1 g; 1.5 g and 2,5 g. In addition for hedge garden the amount that had been used such as: 5 g; 7 g; 9 g; 11 g and 13 g. The research had been done in Intensive Silviculture Laboratory, Silviculture Department, Forestry Faculty of Gadjah Mada in Klebengan from February to June 2007. The method that used was Randomized Completely Block Design (RCBD) with 3 blocks as repetition, and 11 amount of fertilizer as treatment, each treatment used 10 simplified observation. Research result in nursery shown that the addition fertilizer with dosage 0,5 g; 1 g; 1,5 g and 2,5 g not effected significantly on growth and diameter of A. mangium seedlings. Nevertheless, from mean result of growth and diameter measuration seedlings could be calculated that on NPK the best result could be reached in amount 2,5 g per seedling than in Progress Micro in amount 0,5 g per seedling. Fertilizing on hedge garden was able to effect sprouting ability and node diameter on A. mangium seedling. The best fertilizer on this research was progress micro that resulting positive correlation between sprouting ability and node diameter on A. mangium.

Kata Kunci : Pupuk NPK, pupuk Progress Micro, persemaian, kebun pangkas.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf