Persepsi Pengurus dalam Implementasi Akuntabilitas pada Manajemen Masjid (Studi Kasus Pada Masjid di Pulau Lombok)
Faris Ahmad Al Amri, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D
2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi dan implementasi di dalam masjid serta menganalisis persepsi pemangku kepentingan masjid terhadap implementasi akuntabilitas yang ada saat ini.
Metode Penelitian - Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga masjid di Pulau Lombok dengan latar belakang kepengurusan yang berbeda, yaitu Masjid Agung Lombok Tengah, Masjid Al-Mujahidin Lombok Timur, dan Masjid Hubbul Wathan Mataram
Temuan - Temuan dari penelitian ini adalah bahwa persepi pengurus terhadap akuntabilitas merupakan bentuk amanah yang diberikan Allah SWT yang nantinya akan dibalas. Implementasi akuntabilitas dilakukan dengan cara informal untuk Masjid Agung Lombok Tengah dan Masjid Hubbul Wathan Mataram, sedangkan Masjid Al-Mujahidin Lombok Timur mengimplementasikan akuntabilitas dengan cara formal dan infomal. Para pemangku kepentingan sudah merasa puas dengan akuntabilitas yang dilaksanakan oleh pengurus masjid.
Orisinalitas - Penelitian ini tidak hanya menganalisis implementasi akuntabilitas masjid, tetapi juga menganalisis persepsi pemangku kepentingan terkait implementasi yang dilakukan oleh pengurus masjid.
Objective- The aim of this research is to analyze perceptions and implementation of accountability within the mosque and analyze the perceptions of mosque stakeholders regarding the current implementation of accountability. Research methods- This research used a qualitative research method with a case study approach at three mosques on Lombok Island with different management backgrounds, namely the Great Mosque of Central Lombok, the Al-Mujahidin Mosque of East Lombok, and the Hubbul Wathan Mosque of Mataram Findings- The findings from this research showed that the management's perception of accountability was a form of trust given by Allah SWT which would later be repaid. The implementation of accountability was carried out in an informal way for the Grand Mosque of Central Lombok and the Hubbul Wathan Mosque in Mataram, while the Al-Mujahidin Mosque in East Lombok implemented accountability formally and informally. The stakeholders were satisfied with the accountability carried out by the mosque management. Originality- This research do not only analyzes the implementation of mosque accountability but also analyzes stakeholder perceptions regarding implementation carried out by mosque administrators.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Masjid, Pemangku Kepentingan