Laporkan Masalah

PENINGKATAN PERTUMBUHAN POHON INDUK PANGKASAN JATI (Tectona grandis Linn.) DENGAN PERLAKUAN CAHAYA DAN PEMUPUKAN

FRANSISCA PRATIWI YULIA SARI, Dr. Ir. Eny Faridah, M.Sc. dan Dr. Sapto lndrioko, S. Hut., MP.

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kayu jati diketahui merupakan salah satu kayu komersial yang mempunyai kelas kuat dan kelas awet yang tinggi, narnun saat ini suplai kayu jati sangat kurang dibandingkan dengan permintaan yang ada. Menurunnya ketersediaan kayu jati ini dapat disebabkan oleh rendahnya produktivitas hutan jati, dan produktivitas hutan yang rendah antara lain disebabkan tingkat pertumbuhan yang rendab. Salah satu cara untuk meningkatkan ketersediaan dan pertumbuhan jati adalah dengan pernilihan materi bibit yang bergenetik unggul melalui perbanyakan vegetatif. Penelitian ini bertujuan mengetabui pengaruh perlakuan cahaya dan pemupukan terhadap pertumbuban induk pangkasan jati dari klon-klon yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Laboratoriurn Silvikultur lntensif Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Klebengan, Yogyakarta. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanaman pohon induk pangkasan jati basil okulasi dari 5 klon yang berbeda. Rancangan penelitian yang digunakan split-split plot dengan main plot adalah intensitas cahaya (100% dan 70%), sub plot adalah dosis pupuk NPK (0, 5 dan 10 gram) dan sub-sub plot adalah klon (klon K4, KS, KIO, Tha dan Rl2). Parameter yang diukur adalah tinggi, diameter, jumlah daun dan jumlab tunas. Hasil penelitian dianalisis dengan metode komputerasi SAS varcom diteruskan dengan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kondisi terbuka dan aplikasi pupuk NPK IO gram secara umum memberikan respon pertumbuhan terbaik dengan tinggi tunas 13,5 cm, diameter 5,54 mm, jumlah daun 8, dan jumlah tunas 6. Respon terbaik terhadap perlakuan intensitas cahaya dan pupuk ditunjukkan oleh klon KS (tinggi tunas 14,4 cm, diameter 4.4 mm, jumlah tunas 5) sedangkan respon terjelek ditunjukkan oleh klon KIO (tinggi tunas 8,1 cm, diameter 3,7 mm, jumlah tunas 2). Adanya variasi pertumbuhan di antara klon­klon yang ditumbuhkan di tempat yang seragam mengindikasikan babwa faktor genetik berperan dalam parameter tinggi, diameter dan pertumbuhan tunas.

Teak is well-known as commercial species with high strength and durability class however, teak wood supply is now much less than its demand. The decreasing teak supply is partly due to the low productivity of teak forests, and the low productivity is partially caused by the low growth rate. One method to increase teak supply and growth rate is by using genetically improved planting material throwth vegetative propagation method such as shoot cutting. The study aims to indentify the effect of light and fertilizer treatments on the growth of teak mother plants from various clones. The research was conducted in the Lab. of Intensive Silviculture, Faculty of Forestry UGM, Yogyakarta. The plant materials used were 5 clonal mother plants of teak hedge orchard. The study was designed using split-split plot method with light treatment as the main plot, NPK fertilizer dosage as the sub plot (0, 5 dan 10 grms) and 5 clones as the sub-sub plot (clones K4, KS, KIO, Tha and Rl2). Growth parameters assessed were height, diameter, and number of shoots, and leaf number. The data is analyzed SAS varcom program. The results showed that high light intensity (open area) and fertilizer dosage of IO gram in general gave the best growth response, with shoot height 13.5 cm, shoot diameter 5.54 mm, shoot number 6, leaf number 8. The best response towards light and fertilizer treatments was shown by clone KS (height 14.4 cm, diameter 4:4 mm, number of shoots 5) while the lowest growth response was shown by clone KIO (height 8.1 cm, diameter 3.7 mm, number of shoots 2). The growth variation among clones grown in the homogeny environment indicated that genetic factor plays important roles in growth parameter such as shoot's height, diameter, and number.

Kata Kunci : Jati, kebun pangkas, pohon induk, pemupukan, pencahayaan.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf