Laporkan Masalah

Strategi Percepatan Graduasi Mandiri bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Yogyakarta

Suswantari, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, M. S.

2023 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Kota Yogyakarta merupakan daerah yang melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH) mulai tahun 2011 dan menjadi salah satu kota yang mengikuti kebijakan PKH sejak generasi pertama. Dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 87,18 pada tahun 2021 (tertinggi se-DIY), Kota Yogyakarta menjadi daerah yang potensial dalam melaksanakan graduasi mandiri bagi KPM PKH. Diperlukan strategi yang lebih terarah agar percepatan graduasi mandiri KPM PKH dapat dilakukan dengan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, and Results) dalam siklus 5-I (Initiate, Inquire, Imagine, Innovate, and Implement) untuk mengidentifikasi elemen kunci dalam perumusan alternatif strategi. Penelitian menghasilkan alternatif strategi percepatan graduasi mandiri PKH berupa: Peningkatan sinergisitas dan kompetensi SDM pelaksana dalam menumbuhkan mentalitas kemandirian bagi KPM PKH; Membangun kolaborasi sektor wisata, pendidikan, dan budaya dalam memberi ruang dan peluang ekonomi bagi KPM PKH; Mengoptimalkan potensi anggaran daerah; Mengembangkan pusat data dan informasi terpadu sebagai basis data yang mempertajam sasaran penanggulangan kemiskinan; Melanjutkan program bantuan modal usaha ekonomi produktif yang berkesinambungan bagi KPM PKH; Penguatan gerakan kearifan lokal Segoro Amarto dan Gandeng Gendong dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan PKH; Pengusulan pelimpahan sebagian kewenangan kepesertaan PKH kepada pemerintah daerah.

Yogyakarta City is an area that implemented the Family Hope Program (PKH) starting in 2011 and has been one of the cities that has followed the PKH policy since the first generation. With a Human Development Index (HDI) of 87.18 in 2021 (the highest in Yogyakarta), Yogyakarta City is a potential area in implementing independent graduation for KPM PKH. A more targeted strategy is needed so that the acceleration of independent graduation of KPM PKH can be carried out optimally. This research uses a descriptive qualitative approach with SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, and Results) analysis in the 5-I cycle (Initiate, Inquire, Imagine, Innovate, and Implement) to identify key elements in the formulation of alternative strategies. The research produced alternative strategies for accelerating PKH self-graduation in the form of: Increasing the synergy and competence of implementing human resources in fostering a mentality of independence for KPM PKH; Building collaboration in the tourism, education, and cultural sectors in providing space and economic opportunities for KPM PKH; Optimizing the potential of the regional budget; Developing an integrated data and information center as a database that sharpens poverty reduction targets; Continuing a sustainable productive economic business capital assistance program for KPM PKH; Strengthening the Segoro Amarto and Gandeng Gendong local wisdom movements by involving community participation in PKH implementation; Proposing the delegation of some of the PKH membership authority to local governments.

Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, analisis SOAR, alternatif strategi

  1. S2-2023-485750-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485750-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-485750-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-485750-title.pdf