PENGEMBANGAN BUMDES MELALUI KEMITRAAN UNIT EKONOMI DENGAN PERUSAHAAN DI KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH
Inneke Dwi Fajrianti, Bahruddin S.Sos., M.Sc., Ph.D; Dr. Silverius Djuni Prihatin. M.Si
2023 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis untuk pengembangan ekonomi desa. Namun demikian, berbagai studi menunjukkan bahwa peran BUMDes masih belum optimal. Hal ini terjadi karena kapasitas organisasi yang lemah. Bagaimana upaya meningkatkan kapasitas organisasi BUMDes? Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan baik secara akademik dan praksis. Penelitian ini mengadopsi teori pengembangan organisasi yang menjelaskan mengenai pentingnya modal manusia, struktural dan hubungan. Segitiga modal ini bersama-sama menjadi syarat untuk peningkatan kapasitas organisasi. Kerangka teori ini dipadukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Case study yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah program pengembangan dan pengelolaan BUMDes di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah 2020-2022. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi berbagai BUMDes di Kabupaten Morowali. Berdasarkan data dan analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa segitiga modal (manusia, struktural, dan hubungan) menjelaskan bagaimana kapasitas organisasi BUMDes untuk mampu mengoptimalkan potensi desa. Namun demikian, penelitian ini juga menjelaskan bahwa hubungan antara BUMDes dan pemerintah desa menjadi konteks pendukung (enabling factor) yang menentukan bagaimana segitiga modal bekerja dalam meningkatkan kapasitas organisasi BUMDes.
Village-Owned Enterprises (BUMDes) have a strategic role in developing
the village economy. However, various studies show that the role of BUMDes is
still not optimal. This happens because of weak organizational capacity. How
are efforts to increase the organizational capacity of BUMDes? This question is
still being debated both academically and practically. This research adopts
organizational development theory which explains the importance of human,
structural and relationship capital. This capital triangle together is a
requirement for increasing organizational capacity. This theoretical framework
is combined with descriptive qualitative research methods. The case study that
is the focus of this research is the BUMDes development and management program in
Morowali Regency, Central Sulawesi 2020-2022. This program aims to increase the
organizational capacity of various BUMDes in Morowali Regency. Based on data
and analysis, this research shows that the capital triangle (human, structural, and relationships)
explains the capacity of BUMDes organizations to be able to optimize village
potential. However, this research also explains that the relationship between
BUMDes and the village government is a enabling factor that determines how the
capital triangle works in increasing the organizational capacity of BUMDes.
Kata Kunci : Development, Partnership, Economic Unit, BUMDes.