Laporkan Masalah

Strategi Dakwah Aisyiyah Dalam Mengatasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) Studi Kasus Mengenai Gerakan Perempuan Di Dunia Virtual

Dinda Permata Praya Gitarani, Milda Longgeita Pinem, S. Sos., M.A., Ph.D.

2023 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan bagian dari tindakan kasus kekerasan di dunia maya yang masih marak terjadi. Kasus KBGO di Indonesia mayoritas terjadi pada perempuan dilihat dari data SAFEnet sepanjang tahun 2021. Melihat fenomena ini terjadi, tentu aktor-aktor di Indonesia juga turut memberikan bantuan maupun sikap atas kasus yang terjadi. Salah satunya organisasi perempuan berbasis agama yang telah berdiri lebih dari satu abad, yakni 'Aisyiyah. Peneliti ingin mengetahui peran dan strategi ‘Aisyiyah dalam mengatasi kekerasan Berbasis Gender Online. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan varian Studi Kasus. Sumber data penelitian adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data primer melalaui observasi dan wawancara sedangkan data sekunder berupa kepustakaan atau referensi tertulis seperti buku, jurnal, artikel terpercaya. Total informan penelitian ini sebanyak 7 orang dan 1 tim. Hasil penelitian adalah; (1) ‘Aisyiyah menolak dengan tegas segala bentuk kekerasan berbasis gender online; (2) ‘Aisyiyah menunjukkan peran aktif dalam menghadapi segala bentuk kekerasan berbasis gender online; (3) ‘Aisyiyah membuat strategi untuk mengatasi kekerasan berbasis online melalui program jangka pendek seperti kempanye untuk mengatasi KBGO, mengadakan seminar dan diskusi, selain itu membentuk pos bantuan hukum bagi korban kekerasan seksual serta program pelatihan untuk mengatasi kekerasan berbasis online. Temuan penelitian ini adalah sikap dan Langkah-langkah ‘Aisyiyah belum kongkrit dalam mengatasi KBGO. Selain itu ‘Aisyiyah belum membuat aturan hukum dalam penanganan korban KBGO ini. Disarankan bahwa untuk mengatasi kasus kekerasan berbasis online ini dapat menerapkan peran dan strategi ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang memiliki kepedulian terhadap perempuan.

Cyber Gender Violence (KBGO) is part of the cases of violence in cyberspace that are still widespread. The majority of KBGO cases in Indonesia occur in women as seen from SAFEnet data throughout 2021. Seeing this phenomenon occur, of course actors in Indonesia also provide assistance and attitudes towards cases that occur. One of them is a religion-based women's organization that has been around for more than a century, namely 'Aisyiyah. Researchers want to know the role and strategies of 'Aisyiyah in overcoming online gender-based violence. This research is qualitative research with a case study variant. Research data sources are primary data and secondary data. Primary data collection techniques are through observation and interviews, while secondary data is in the form of literature or written references such as books, journals, and trusted articles. The total informants for this research were 7 people and 1 team. The research results are; (1) 'Aisyiyah firmly rejects all forms of online gender-based violence; (2) 'Aisyiyah shows an active role in confronting all forms of online gender-based violence; (3) 'Aisyiyah created a strategy to overcome online violence through short-term programs such as a campaign to overcome KBGO, holding seminars and discussions, in addition to establishing a legal aid post for victims of sexual violence as well as a training program to overcome online violence. The findings of this research are that 'Aisyiyah's attitudes and steps have not been concrete in overcoming KBGO. Apart from that, 'Aisyiyah has not yet made legal regulations for handling KBGO victims. It is recommended that to overcome cases of online-based violence, 'Aisyiyah's role and strategy can be implemented as a women's organization that cares about women.

Kata Kunci : Strategi Aisyiyah, Kekerasan Berbasis Gender Online

  1. S2-2023-489408-abstract.pdf  
  2. S2-2023-489408-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-489408-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-489408-title.pdf