Analisis Praktik Akuntansi Dan Manajemen Pada Lembaga Keagamaan: Studi Kasus pada Masjid di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
Jihan Alwiyah Tufani, Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D.; Aprilia Beta Suandi, Dr., S.E., M.Ec.; Prof. Dr. Muhammad, M.Ag.
2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman
tentang bagaimana para takmir masjid menggunakan konsep akuntansi dan mekanisme
akuntabilitas pada
masjid, pandangan stakeholder
terkait tata kelola masjid, serta bagaimana metode ini membantu legitimasi
organisasi.
Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan
metode studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai praktik
tata kelola masjid dan penilaian stakeholder.
Teknik ini menawarkan pemahaman mendalam tentang perilaku dan pengalaman takmir
dan stakeholder masjid yang
signifikan dan sangat membantu dalam memberikan jawaban "bagaimana".
Peneliti dapat memperoleh data yang mendalam untuk menyelidiki sistem
akuntabilitas dan kontribusinya terhadap kepercayaan dan Komitmen masjid dengan
menggunakan wawancara langsung, dan analisis dokumentasi. Peneliti divalidasi
menggunakan triangulasi dan member check.
Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Praktik
akuntansinya, masjid ABC dan masjid XYZ belum memenuhi tiga poin pada recording rules, yaitu akrual, materialitas dan dualitas. Serta, masjid ABC dan XYZ
belum memenuhi konsep konservatisme dalam ethical
rules. Kedua masjid sudah tepat dalam melaksanakan praktik manajemen, yaitu
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Para stakeholder memandang takmir masjid
dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Para stakeholder
mengharapkan Masjid untuk konsisten dalam menjalankan perannya, transparan, dan
memenuhi tanggung jawab sosialnya.
Orisinalitas – Penelitian ini
menggunakan commitment-trust theory
dan konsep akuntansi
untuk menguji praktik akuntansi dan manajemen di lembaga keagamaan,
khususnya masjid. Penelitian ini mempertimbangkan faktor-faktor seperti
kepercayaan, komitmen, dan hubungan antara pengurus masjid (takmir) dan stakeholder.
Objectives - This study aims
to gain an understanding of how mosque takmirs use accounting concepts and
accountability mechanisms in mosques, stakeholders' views on mosque
governance, and how these methods help legitimize the organization.
Research Methods - This
research utilized a qualitative approach and case study method to gain an
in-depth understanding of mosque governance practices and stakeholder
assessments. This technique offered an in-depth understanding of the behaviors
and experiences of the takmir and significant mosque stakeholders and was
helpful in providing "how" answers. The researcher was able to obtain
in-depth data to investigate the accountability system and its contribution to
mosque trust and commitment by using direct interviews, and documentation
analysis. The researcher was validated using triangulation and member checks.
Findings - The results of
this study showed that in their accounting practices, ABC mosque and XYZ mosque
had not fulfilled three points on recording rules, namely accrual,
materiality, and duality. In addition, ABC and XYZ mosques had not fulfilled
the concept of conservatism in ethical rules. Both mosques were correct
in implementing management practices, namely planning, organizing,
implementing, and controlling. Stakeholders viewed the mosque takmir as
trustworthy and responsible. Stakeholders expected the mosque to be
consistent in carrying out its role, transparent, and fulfill its social
responsibilities.
Originality - This study uses commitment-trust theory and accounting concepts to examine accounting and management practices in religious institutions, especially mosques. This study considers factors such as trust, commitment, and the relationship between mosque administrators (takmir) and stakeholders.
Kata Kunci : Praktik Akuntansi, Manajemen, Masjid, Stakeholder, Akuntabilitas, Nilai-Nilai Religiusitas.