Karakteristik Geokimia Air Tanah di Kecamatan Tlogomulyo dan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah
Nurfikri Abdurrozaq Shafar, Dr.rer.nat Doni Prakasa Eka Putra, S.T., M.T., IPM.; Dr.rer.nat. Ir. I Wayan Warmada, IPM.
2023 | Skripsi | TEKNIK GEOLOGI
Lokasi
penelitian berada di Kecamatan Tlogomulyo dan Temanggung, Kabupaten Temanggung,
Provinsi Jawa Tengah. Terdapat kemunculan tiga mata air, yaitu Mata Air Murni,
Pikatan, dan Rowali. Daerah penelitian masuk pada CAT Magelang-Temanggung
bagian barat, CAT ini menarik untuk dibahas karena area tangkapan dan litologi
penyusunnya beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model konseptual
akuifer penyuplai mata air berdasarkan data litostratigrafi, pola aliran air
tanah, dan geokimia air tanah. Dalam penelitian ini, digunakan data geokimia
air tanah yang diperoleh melalui analisis sampel mata air menggunakan ion
chromatography (IC) serta data sifat fisika-kimia mata air yang diukur
menggunakan hannameter. Pemetaan litologi permukaan dan analisis petrografi dilakukan
untuk mengetahui kondisi litostratigrafi. Analisis X-ray Fluorescence
(XRF) dilakukan untuk mengetahui kandungan oksida utama batuan. Akuifer Mata
Air Murni dan Pikatan berada pada litologi breksi autoklastik, sedangkan Mata
Air Rowali pada breksi piroklastik. Perbedaan elevasi pada ketiga mata air
menunjukkan nilai TDS, temperatur, sulfat, dan nitrat mengalami peningkatan dan
pH mengalami penurunan seiring menurunnya elevasi. Metode klasifikasi dan
diagram trilinear menunjukkan Mata Air Murni dan Pikatan bertipe
kalsium-magnesium-bikarbonat, sedangkan Mata Air Rowali bertipe
kalsium-alkali-magnesium-bikarbonat. Konektivitas akuifer berdasarkan diagram
schoeller dan komposisi menunjukan adanya perbedaan pola ion pada ketiga mata
air. Berdasarkan perbedaan kondisi geologi, hidrogeologi, dan geokimia air
tanah, Mata Air Murni dan Pikatan berasal pada sistem akuifer yang sama, sedangkan Mata Air Rowali berasal dari sistem akuifer yang berbeda.
Research area is located in Tlogomulyo and Temanggung Subdistricts, Temanggung
Regency, Province of Central Java. There are three springs, Murni Spring,
Pikatan Spring, and Rowali Spring. The research area situated in the western
part of the Magelang-Temanggung groundwater basin. This groundwater basin is
interesting to discuss because the catchment areas and constituent lithologies
are diverse. This study aims to determine a conceptual model of
spring-supplying aquifer based on litostratigraphic data, groundwater flow
patterns and groundwater geochemistry. In this study, groundwater geochemical
data were obtained through analysis of spring water samples using ion
chromatography (IC) and physicochemical properties of springs are measured
using Hannamemeter. Surface lithology mapping and petrographic analysis were conducted
to determine litostratigraphic conditions. X-ray fluorescence was conducted to
determine main oxide content of the rock. The aquifers of Murni and Pikatan
springs consist of autoclastic breccias, while Rowali Spring is in pyroclastic
breccias. Elevation differences in the three springs showed that TDS, temperature, sulfate and
nitrate increased and the pH decreased as the elevation decreased. Classification
method and trilinear diagram showed that the Murni and Pikatan Springs are
calcium-magnesium-bicarbonate type, whereas Rowali Spring is
calcium-alkali-magnesium-bicarbonate type. Aquifer connectivity based on the
Schoeller and composition diagram showed different ion patterns in three
springs. Based on differences in geological, hydrogeological and geochemical
conditions, Murni and Pikatan Springs originate from the same aquifer system,
while Rowali Spring originate from different aquifer system.
Kata Kunci : mata air, geokimia air tanah, konektivitas akuifer, CAT Magelang-Temanggung