Tata Kelola Pemerintah Kota Yogyakarta Pada Masa Pandemi Covid-19 Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat
Ira Agustini, Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si., M.T., M.Sc. ; Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A
2023 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi tata kelola pemerintah kota Yogyakarta dalam menangani kasus Covid-19 terhadap ketahanan pangan masyarakat dan menjelaskan implikasi dari kebijakan pemerintah kota Yogyakarta dalam menangani Covid-19 terhadap ketahanan pangan masyarakat.
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik yang penelitian ini gunakan dalam penganalisisan data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Strategi tata kelola pemerintahan kota Yogyakarta pada masa pandemi Covid-19 terkait ketahanan pangan masyakarat yakni dengan menaikan pola pangan harapan. Strategi lain yakni pemerintah kota Yogyakarta juga membuat satgas Covid-19 sebagai upaya tata kelola pemerintahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 terkait ketahanan pangan yang berisikan personal dari ahli-ahli pada bidangnya termasuk pangan yang melibatkan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Faktor pendukung dalam meningkatkan ketahanan pangan diantaranya berupa kesadaran, kolaborasi, keterampilan dan pengetahuan masyarakat dan pemerintah yang bank dan didukung oleh kebijakan dan bantuan pemerintah kota Yogyakarta. Selain itu, pemkot juga membuat lumbung mataraman, kampung & lorong sayur, serta rumah pangan lestari. pada implikasi dan kebijakan pemerintah kota Yogyakarta mempunyai kebijakan guna mempertahankan ketahanan pangan masyarakat yakni dengan melakukan optimalisasi basis ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal melalui program lumbung mataraman, rumah pangan lestari dan kampung sayur. Pemkot juga mengeluarkan kebijakan dalam mengendalikan harga pangan agar mudah dijangkau masyarakat.
The purpose of this study was to determine the governance strategy of the Yogyakarta city government in handling Covid-19 cases against Community Food Security and to explain the implications of Yogyakarta city government policies in handling Covid-19 on Community Food Security.
This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, documentation, and literature review. Techniques that this study uses in analyzing the data obtained, this study uses data reduction techniques, data presentation and Conclusion and verification.
The strategy of Yogyakarta city governance during the Covid-19 pandemic related to Community Food Security is to increase food patterns of hope. Another strategy is that the Yogyakarta city government also created a Covid-19 Task Force as an effort to manage the Covid-19 pandemic related to food security which contains personal from experts in their fields including food involving the Yogyakarta city Agriculture and food Office. Supporting factors in improving food security include awareness, collaboration, skills and knowledge of the community and good government and supported by policies and assistance of the Yogyakarta city government. In addition, the city government also makes Barn Mataraman, vegetable Village & Lane, and Sustainable Food House. On the implications and policies of Yogyakarta city government has a policy to maintain food security by optimizing the basis of food security by utilizing local resources through Lumbung Mataraman program, Rumah Pangan Lestari, and Kampung Sayur. The city government also issued a policy in controlling food prices to be easily accessible to the public.
Kata Kunci : Governance, Food Security, Covid-19 Pandemic