Motivasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur
Charisma Marseliyatin Nurwidya, Dr. Ir. Lies Rahayu Wijayanti Faida, M.P., IPU.
2023 | Skripsi | KEHUTANAN
Motivasi merupakan suatu dorongan yang berasal dari dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan yang diinginkan. motivasi masyarakat dalam mengelola kawasan ekosistem esensial sangat diperlukan untuk terbentuknya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan. Motivasi tidak terlepas dari pemahaman masyarakat terhadap konservasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat, motivasi masyarakat, serta implementasi pengelolaan KEE yang telah dilakukan oleh masyarakat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei, dengan bantuan kuesioner dan wawancara. Pemilihan responden dilakukan secara purposive random sampling yang terbagi menjadi masyarakat yang terlibat pengelolaan KEE dan masyarakat yang
tidak terlibat pengelolaan KEE. Pengambilan sampel masyarakat dilakukan menggunakan metode Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga diperoleh sebanyak 108 orang. Jawaban diisi dengan menggunakan skala likert skor 1 hingga 5, dengan skor 1 terendah, 3 ragu ragu dan 5 tertinggi. Dari hasil skoring tersebut kemudian dapat dikategorikan jenis pemahaman dan motivasi masyarakat apakah tergolong dalam kategori rendah, sedang, atau tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman dan motivasi masyarakat yang terlibat pengelolaan KEE termasuk dalam kategori tinggi dengan skor sebesar 98,58 dan 98,73 Dan pada masyarakat yang tidak terlibat pengelolaan KEE menunjukkan tingkat pemahaman dan motivasi dalam kategori tinggi dengan skor 80,77 dan 72,92. Hasil tersebut menunjukkan masyarakat sekitar KEE telah memiliki pemahaman dan motivasi yang baik sehingga dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola KEE Ujungpangkah.
Motivation is an internal or external factors that drive and direct person behavior. Community motivation in managing essential ecosystem areas is needed for the formation of community participation in management. Motivation is influenced by people’s comprehension of mangrove conservation. This study aims to determine community comprehension, community motivation, and the implementation of EEA management that has been carried out by the community.
The research is survey research with quantitative approach assisted by a questionnaire. Respondents were selected using purposive random sampling, divided into communities involved in EEA management and communities not involved in EEA management. Community sampling was conducted using the Slovin method with an error level of 10%, resulting in 108 people. Answers were filled in using a Likert scale score of 1 to 5, with 1 being the lowest, 3 being doubtful, and 5 being the highest. From the results of the scoring, it can then be categorized as the type of understanding and motivation of the community whether it is classified in the low, medium or high category. The results showed that the level of comprehension and motivation of communities involved in EEA management was in the high category with scores of 98.58 and 98.73. For communities not involved in KEEA management showed a high level of understanding and motivation with scores of 80.77 and 72.92. These results indicate that the community around the EEA has a good comprehension and motivation to encourage community participation in managing the Ujungpangkah EEA.
The results showed that the level of comprehension and motivation of communities involved in EEA management was in the high category with scores of 98.58 and 98.73. For communities not involved in KEEA management showed a high level of understanding and motivation with scores of 80.77 and 72.92. These results indicate that the community around the EEA has a good comprehension and motivation to encourage community participation in managing the Ujungpangkah EEA.
Kata Kunci : pemahaman, motivasi, masyarakat, mangrove, KEE Ujungpangkah, comprehension, motivation, community, mangrove, Ujungpangkah EEA