Laporkan Masalah

VARIASI PEMBUNGAAN DAN PEMBUAHAN PULAI (Alstonia scolaris {L.) R. Br.) DI BEBERAPA SUB POPULASI DI WONOGIRI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS FISIK DAN FISIOLOGIS BENIH

TOMY YUSUF BAHTIAR, Ir. Suginingsih. M.P. dan Yeny Widiyana NR, S.Hut.

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kondisi iklim yang tidak menentu dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, terutama pada pembungaan dan pembuahannya. Selain itu pennudaan alam sangat jarang ditemui di bawah pohon-pohon yang tumbuh menyendiri maupun dalam bentuk populasi. Informasi awal mengenai produktivitas pulai, terutama yang berhubungan dengan pembungaan, pembuahan dan produksi bijinya, merupakan hal terpenting yang harus diketahui dalam upaya pengembangan jenis ini. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk memperoleh infonnasi mengenai variasi pembungaan ,pembuahan, produksi buah, produksi biji pulai, sifat fisik dan fisiologis biji, serta deteksi kemungkinan faktor lingkungan yang mempengaruhi produktivitas pulai di daerah Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tahap-tahap perkembangan bunga pulai dalam satu periode pembungaan. Alstonia scholaris membutuhkan waktu 95 hari untuk perkembangan organ generatifnya dari inisiasi bunga sampai buah masak. Ukuran dan berat benih sub populasi 1 lebih besar daripada sub populasi 2 dan 3 dan hal ini berpengaruh pada persentase kecambah. W aktu kecambah benih pulai terjadi 13-14 hari setelah penaburan.

The uncertainly climate condition can influence the plan growth, particularly on flowering and fruiting. Natural regeneration was rare to find neither under solitaire tree nor on population. Early information about pulai productivity, especially those which related to flowering, fruiting and seed production, is an important thing that must be understood to develop this species. The study was conducted to collect information about variation on flowering, fruiting production, and seed production, the physically and seed physiologically character of seeds, and the environmental factor that is predicted as the important factor on pulai productivity on Giriwoyo, Wonogiri. The result showed that there weren't variation found on flower development stages on a flowering period. Alstonia scholaris takes 95 days for development generative organ from flowering initiation to mature fruit and seed. Seed size and weight on sub population 1 is bigger than sub population 2 and 3 it while influence on germination percent. The germination on 13-14 day after to sow.

Kata Kunci : Pulai, variasi, pembungaan, pembuahan, persen kecambah

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf