Laporkan Masalah

ANALISIS FINANSIAL PADA PENGELOLAAN PERKEBUNAN KARET (Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara III, Provinsi Sumatera Utara)

DAVID LIONSEN S., Prof. Dr. Ir. Wahyu Andayani, M.S.

2009 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai uji kelayakan finansial pengelolaan perkebunan karet yang dijalankan oleh PT. Perkebunan Nusantara ill Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kriteria investasi yang terdefinisi dalam besaran Net Present Value, Benefit Cost Ratio, dan Internal Rate of Return. Penelitian ini mengevaluasi uji kelayakan finansial atas tiga pengkondisian arus kas, yaitu; kondisi sesungguhnya, kondisi terjadi kenaikan pada biaya sebesar 20%, dan kondisi terjadi penurunan pada penerimaan sebesar 10%. Faktor pendis/conto yang dikenakan sebagai dasar analisis sebesar 15%, yang diperoleh dari tingkat laju injlasi pada level 6,5% dan suku bunga riil sebesar 8%. Hasil penelitian uji kelayakan finansial untuk ketiga pengkondisian arus kas tersebut, berturut-turut untuk Net Present Value (NPV); Benefit Cost Ratio (BCR); dan Internal Rate of Return (IRR), yaitu; Rp.118.690.242.69'.!,00. Rp.95.135.060.471,00. dan Rp.95.043.627.311,00; 2,88. 2,25. dan 2,50; 32,11%. 27,86%. dan 29,67%. Berdasarkan pada nilai basil uji kelayakan finansial untuk ketiga pengkondisian arus kas menunjukkan bahwa, pengelolaan perkebunan karet yang dilakukan oleh PT. Perkebunan Nusantara Provinsi Sumatera Utara adalah layak.

The aimed of this study was to evaluate the .financial feasibility of rubber plantation management by PT. Perkebunan Nusantara III of North Sumatera Province. This research conducted used ivestment criterian, defined by Net P_resent Value, Bene.fit Cost Ratio, and lntemal Rate of Return. This study was held by three difference cashjlow condition, those are; the real condition, increasingly in 20% the value of cost, and decreasingly in 100/4 the value of returning. The discounting/actor deceive in 15%, obtained by the value of the inflation level in 6,5% and the value of the interest real rate in 8%. The result of the .financial feasibility study for third difference cashjlow condition, successively for NPV; BCR; and IRR. those are; Rp.118.690.242.692,00. Rp.95.135.060.471,00. and Rp.95.043.627.311,00; 2,88. 2,25. and 2,50; 32,11%. 27,86%. and 29,67%. Based on the result of the financial feasibility study for third difference cashjlow condition showed, that the rubber plantation management by PT. Perkebunan Nusantara III of North Sumatera Province is feasibly.

Kata Kunci : Faktor Pendiskonto, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Benefit Cost Ratio.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf