PENGARUH KONSENTRASI DAN KOMPOSISI BAHAN PENGAWET TERUSI DAN GARAM KROMAT PADA PENGAWETAN KAYU WADANG (Pterospermum sp.) TERHADAP SERANGAN RAYAP KAYU KERING Cryptotermes cynocephalus Light.
MARTONA PARASIAN , Dr. Ir. Soetjipto A. Hadikusumo, M. Sc.
2009 | Skripsi | S1 KEHUTANANKayu wadang mempunyai kelas kuat ITI dapat digunakan sebagai bahan baku industri dan konstruksi bahan bangunan. Kelemahan kayu wadang ini adalah kayu ini memiliki keawetan alami rendah (Kelas awet IV), sehingga mudah terserang organisme perusak kayu seperti rayap kayu kering Cryptotermes cynocephalus Light. Oleh karena itu perlu dilakukan teknologi pengawetan kayu untuk meningkatkan umur pakainya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui interaksi antara konsentrasi dan komposisi bahan pengawet pada pengawetan kayu wadang terhadap serangan rayap kayu kering. Bahan-bahan penelitian yang digunakan adalah kayu teras wadang dengan ukuran contoh uji 5 x 5 x 5 cm, bahan pengawet terusi dan garam kromat, dan rayap kayu kering Crytotermes cynocephalus Light. Metode pengawetan yang digunakan adalah proses perendaman dingin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi bahan pengawet (5%; 7,5%; 10%) dan komposisi (100% terusi; 75% terusi dan 25% garam kromat; 50% terusi dan 50% garam kromat). Pada masing-masing contoh uji yang telah diawetkan direkatkan tabung kaca pada permukaan yang terkena bahan pengawet. rayap kayu kering sebanyak 50 ekor kemudian diumpankan pada contoh uji tersebut selama 30 hari. Parameter yang diamati adalah absorbsi, retensi aktual, mortalitas rayap, pengurangan berat, dan derajat kerusakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi faktor konsentrasi dan faktor komposisi tidak memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter yang diamati. Faktor konsentrasi memberikan pengaruh yang nyata pada penurunan nilai absorbsi, kenaikan retensi aktual, kenaikan retensi setelah pengkondisian, kenaikan mortalitas rayap dan pengurangan berat, sedangkan komposisi berpengaruh sangat nyata pada kenaikan retensi setelah perlakuan pengkondisian. Konsentrasi bahan pengawet 7,5% menghasilkan mortalitas tertinggi dengan menghasilkan mortalitas 70% dengan pengurangan berat 0,267 gram dan derajat kerusakan terhadap kontrol 44,76 % (skala derajat kerusakan berat).
Wadang wood have third strength class which it can be used as industry material and building construction. So it is have good prospect for society. The weakness of wadang wood is low natural duration ( fourth duration class). Because of that it is easy attacked by disturber wood organism like termites C. cynocephalus light. Therefore it is need a treatment technology of wood preserving for leghten wood duration uses. This thesis aims to know interaction between concentration and composition of preserve materials toward preserving of wadang wood to attacked dry wood termites. The thesis materials are heart wadang wood with test sample size 5 x 5 x 5 cm, preserve materials sulphure copper and natrium bichromat, and tem1ites C. cynocephalus light. Preserving method is soaking process and it is uses complete random design which arranged as factorial with two factors are preserve materials concentration (5% ; 7,5 % ; 10%) and composition ( 100% sulphure copper; 75 % sulphure copper 25 % natrium bichromat; 50 sulphure copper % 50 % natrium bichromat). In each of test sample have preserved is glued glass cylinder on surface which wiped preserve materials. The fifty of termites are tempted in test sample along 30 (thirty) days. Parameters observed are absorption, actual retention, retention after have condition, termites mortality, weight decreasing, and damaging degree. This thesis have result concentration factor interaction and composition factor there is no real effect in all observed parameters. Concentration factor give real effect in absorption value decreasing, actual retention increasing, retention after have condition increasing, termites mortality increasing, and weight decreasing. While, composition have real effect in retention after have condition increasing. Concentration of preserve material 7,5 % have mortality 70 % with weight decreasing 0,267 g and damaging degree to control 44, 76 % (scale of weight damaging degree)
Kata Kunci : Kayu wadang, terusi, garam kromat, perendaman dingin, dan rayap kayu kering Cryptotermes cynocephalus Light.