Laporkan Masalah

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI DARI UTERUS SAPI PERAH YANG MENGALAMI KAWIN BERULANG (REPEAT BREEDING)

Alfarisa Nururrozi, Drh. Surya Agus Prihatno, M.P.

2011 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Infeksi oleh mikroorganisme mempunyai pengaruh yang besar terhadap terjadinya kasus kawin berulang . I nfeksi non - spesifik alat kelamin dianggap menjadi salah satu penyebab utama kawin berulang karena terdapat peningkatan jumlah mikroorganisme dan atau virulensinya. Terjadinya penyakit pada uterus tergantung pada respon imun sapi serta jenis dan jumlah mikroorganisme yang menginfeksi.Penelitian ini bertujuan untuk me ngetahui jenis bakteri pada uterus sapi perah yang mengalami kawin berulang . Penelitian dilakukan terhadap 10 ekor sapi perah peranakan Frisian Holstein berasal dari Kabupaten Sleman yang mengalami kawin berulang. Pengambilan sam pel cairan uterus dilakukan pada saat periode estrus . Dengan metode flushing menggunakan aquades steril kemudian dilakukan pengujian di Laboratorium Mikrobiologi Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates. Isolasi dan identifikasi bakteri berdasarkan pada kultur bakteri, morfolog i bakteri, pengecatan bakteri dan uji bikomiawi . Data yang didapatkan kemudian dianalisa menggunakan metode deskriptif. Pada uterus sapi perah yang mengalami kawin berulang dapat ditemukan bakteri sebagai berikut : Bacillus sp (50%), Staphylococcus sp (40%), Escherichia coli (20%) dan Streptococcus sp (10%).

Infection by microorganism have a major influence on the occurance of case of repeat breeding. Non - specific infection of the genitals is considered to be one major cause repeat breeding because there is an increasing number of microorganism and or virulence. The occurance of disease in the uterus depend on the cow’s immune response, the type and number of infecting microorganism. This study aims to determine bacteria that in the uterus of repeat breeding dairy cows. Research was conducted on 10 repear breeding of Frisian Holstein dairy cow originated from Sleman. Uterine sampling was done during the estrus period by flushing method using sterile aquades then be analysed in the Laboratory of Microbiology, Disease Investigation Centre Wates. Isolation and identification bacteria based on bacterial culture, bacterial morphology, staining of bacteria, and biochemical test. The data obtained were analyzed using descriptive method. Species bacteria found in the uterine of repeat breeding dairy cow were : Bacillus sp (50%), Staphylococcus sp (40%), Escherichia coli (20%) dan Streptococcus sp (10%)

Kata Kunci : Kawin Berulang, Sapi Perah, Bakteri, Uterus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.