Laporkan Masalah

Ekonomi Politik Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perusahaan Sektor Usaha Aneka Industri di Kabupaten Wonogiri

Mirna Marintan Harahap, Muchtar Habibi, S.I.P., M.A., Ph.D.

2023 | Tesis | S2 Ilmu Administrasi Negara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi ekonomi politik di suatu wilayah membentuk kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja serta bagaimana imbas kebijakan tersebut bagi dua aktor hubungan industrial yaitu pengusaha dan pekerja.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah  pekerja dan perwakilan pengusaha di empat perusahaan sektor aneka industri di Kabupaten Wonogiri, perwakilan serikat pekerja/buruh, pengurus asosiasi pengusaha serta pengawas ketenagakerjaan.  Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara dan pencermatan dokumen yang relevan dengan teknik triangulasi untuk memeriksa keabsahan data.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kekuatan struktural pengusaha dalam perekonomian Kabupaten Wonogiri mempengaruhi kekuatan asosiasional dalam politik sehingga terbentuk kebijakan K3 yang bias pengusaha dan melemahkan daya tawar pekerja. Kebijakan ini menguntungkan pengusaha karena mengurangi risiko hukum, meningkatkan produktivitas perusahaan, meningkatkan reputasi serta mengurangi biaya kecelakaan kerja. Merugikan pekerja karena mengurangi perlindungan K3, mengurangi hak – hak mereka dan menurunkan produktivitas. Dan dari 4 perusahaan yang diteliti, ditemukan beberapa variasi berupa dorongan pihak lain (buyer) akan pemenuhan standar internasional termasuk penyelenggaraan K3 yang membuat salah satu perusahaan penerapan K3-nya lebih baik dibanding yang lain, dan serikat pekerja di salah satu perusahaan tidak secara otomatis memperbaiki kondisi kerja dan kesejahteraan pekerja serta keluarganya, karena tidak tulus dibentuk untuk tujuan tersebut, dan hanya merupakan serikat bentukan perusahaan. Implikasi dari kesimpulan adalah diperlukannya reformasi kebijakan, serikat pekerja/buruh yang independen dan tulus memperjuangkan hak pekerja, perlunya keterlibatan pihak luar dan pentingnya penelitian lebih lanjut.

This research aims to find out how political economic conditions in a region shape occupational safety and health policies and what impact these policies have on two industrial relations actors, namely employers and workers.

This research uses a qualitative descriptive research method with the research subjects being workers and entrepreneur representatives in four companies in various industrial sectors in Wonogiri Regency, representatives of trade unions, administrators of employers' associations and labor inspectors. Data collection was carried out through observations, interviews and examining relevant documents using triangulation techniques to check the validity of the data.

From this research, it can be concluded that the structural power of entrepreneurs in the economy of Wonogiri Regency influences associational power in politics so that OSH policies are formed that are biased by employers and weaken the bargaining power of workers. This policy benefits employers because it reduces legal risks, increases company productivity, improves reputation and reduces the cost of work accidents. It is detrimental to workers because it reduces OSH protection, reduces their rights and reduces productivity.  From the  4 companies, several variations were found in the form of encouragement from other parties (buyers) for the implementation of international standards including the implementation of OSH which made one company implement OSH better than others, and the labor union in one of the companies did not automatically improve working conditions and welfare of workers and their families, because it was not sincerely formed for this purpose, and was only a union formed by the company. The implications of this conclusion are the need for OSH policy reform, independent and sincere trade unions to fight for workers' rights, involvement of external parties and the importance of further research.

Kata Kunci : Kebijakan, K3, Ekonomi Politik, Neo-Liberalisme

  1. S2-2023-485182-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485182-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-485182-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-485182-title.pdf