PEMANFAATAN RUANG DALAM SISTEM PEKARANGAN DAN TEGALAN (Studi Kasus Di Dusun Jragum, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul)
SIGIT NOOR HIDAYAT , Prof. Dr. Ir. H. Sambas Sabamurdin, M.Sc. dan Priyono Suryanto, M.P.
2007 | Skripsi | S1 KEHUTANANPemanfaatan ruang dalam sistem pekarangan dan tegalan dapat dilihat dari struktur vertikal dan horisontalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan ruang pekarangan dan tegalan dan mengetahui hubungan pernanfaatan ruang pada kedua lokasi tersebut. Penelitian ini rnenggunakan metode pw-posif sampling, yaitu dengan membagi luas lahan menjadi tiga zona luasan, baik pada pekarangan maupun tegalan. Zona luasan untuk pekarangan yaitu: pekarangan kecil 0,01-0,06 ha; pekarangan sedang 0,07-0,12 ha; pekarangan besar lebib dari 0,1 3 ba. Zona luasan untuk tegalan adalah: tegalan kecil 0,01 -0,14 ha; tegalan sedang 0,15-0,24 ha; tegalan besar lebih dari 0,25 ha. Masing-masing zona diambil tiga lal1an sebagai sampel, baik untuk pekarangan maupun tegalan. Hasil penelitian menunjukkan babwa pemanfaatan ruang vertikal terbesar sistem pekarangan kecil pada strata III sebesar 45,86 %, sedang pemanfaatan ruang horisontalnya sebesar 85,39 %. Pemanfaatan ruang vertikal terbesar sistem pekarangan sedang pada strata II sebesar 26,55 %, pemanfaatan ruang horisontalnya sebesar 43,36 %. Pemanfaatan ruang vertikal terbesar sistem pekarangan besar pada strata II sebesar 21,63 %, pemanfaatan ruang horisontalnya sebesar 47,03 %. Pemanfaatan ruang vertikal terbesar sistem tegalan kecil pada strata 47,34 %, pemanfaatan ruang horisontalnya sebesar 98,43 %. Pemanfaatan ruang vertikal terbesar sistem tegalan sedang pada strata Ill sebesar 34,41 %, pemanfaatan rnang horisontalnya sebesar 64,38 %. Pemanfaatan rnang vertikal terbesar sistem tegalan besar pada strata III sebesar 21,08 %, pemanfaatan ruang horisontalnya sebesar 36,35 %.
Space utilization in homegarden and dry field (tegalan) system could be seen from vertical and horizontal structure. The aims of the research was to observe the use of space of homegarden and dry field, and to understand related design applied on both type of land use. Purposive sampling method has been carried out, by dividing the area into three classification zones within, both homegarden and dry field. Classification zone for home garden are small homegarden 0,01-0,06 ha; medium homegarden 0,0-0,12 ha???? and great homegarden up to 0,13 ha. Classification zone for dry field are small dry field 0,01-0,14 ha; medium dry field 0,15-0,24 ha; and great dry field up to 0,25 ha. From each zone three sample yield was taken either from homegarden or dry field. The result showed that the greatest utilization of vertical space on the small homegarden class system was strata Ill (45,86 %), while that of horizontal space was 85,39 %. The greatest utilization of vertical space on medium homegarden class system was strata II (26,55 %), while that of horizontal space was 43,36 %. The greatest utilization of vertical space on large homegarden was strata II (21,63 % ), while that of horizontal space was 47,34 %. The use of vertical on small dry field class was strata III (43,41 %), and that of horizontal space was 98,43 %. The greatest utilization of vertical space on medium dry field was strata III (34,41 %), and that of horizontal space was 64,38 %. The greatest utilization of vertical space on large dry field was strata III (21,08 %), and that of horizontal space was 36,35 %.
Kata Kunci : Pekarangan, Tegalan, Ruang vertikal, Ruang horisontal