PENAKSIRAN KANDUNGAN KARBON HUTAN BERDASARKAN UKURAN DIAMETER BATANG DAN TINGGI POHON (Studi Kasus pada Hutan Rakyat Jenis Sengon di Dusun Kebondalem, Desa Sukorejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo)
RERINALDY SILALAHI , Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M. Agr. Sc. dan Dr. lr. P. Gentur Sutapa, M. F.
2007 | Skripsi | S1 KEHUTANANHutan merupakan swnber daya alam yang sangat banyak fungsi bagi kehidupan manusia. Salah satu fungsinya adalah kemampuan dalam mengurangi beban pencemaran di udara, termasuk kemampuannya dalam menyerap karbondioksida di atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hutan rakyat sengon di Kabupaten W onosobo dalam menghasilkan biomassa dan menyimpan karbon Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik destructive sampling. Sampel pohon ditebang, diukur parameter yang dibutuhkan dan diambil sampel secukupnya. Sampel kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Sampel tiap organ dianalisis dengan terlebih dahulu dioven pada suhu 105°C hingga mencapai berat kering yang konstan (biomassa). Kandungan karbon dianalisis melalui proses karbonisasi dengan retort listrik selama 4 jam dengan slihu sekitar 450° C. Dari hasil penelitian diperoleh kandungan karbon pada pohon berdiameter 6,3 cm dan tinggi 10, 1 m (pohon dengan diameter terkecil) sebesar 2,28 kg , pada diameter 26 cm dan tinggi 22m (pohon sampel dengan diameter terbesar) diperoleh sebesar 103,51 kg. Rata-rata kandungan karbon per pohon sebesar 19, 78 kg/pohon. Dari basil analisis diperoleh hubungan antara D2 .H dengan kandungan karbon (C) pada berbagai organ pohon Sengon dalam bentuk persamaan allometrik di Kabupaten Wonosobo diperoleh C = 0,063(D2.H)°'9872 dimana R2 = 0,9533. Persamaan allometrik ini kemudian digunakan untuk mengestimasi kandungan karbon pada hutan rakyat di Dusun Kebondalem, Kabupaten Wonosobo dan diperoleh kandungan karbon rata-rata pada hutan rakyat Sengon sebesar 21,65 ton/ha.
Kata Kunci : pohon Sengon, diameter dan tinggi, persamaan allometrik, hutan rakyat