Analisis wilayah cakupan terhadap investasi ruang perbelanjaan dengan menggunakan model probabilitas dan model gravitasi :: Studi kasus Pusat Perbelanjaan di Kota Surabaya
ISWAHYUDI, Ir. Subaryono, MA.,PhD
2003 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaAnalisis wilayah cakupan terhadap investasi dalam ruang perbelanjaan di kota Surabaya, dilakukan untuk menghitung probabilitas kunjungan guna mengidentifikasi nilai potensial dari suatu pusat perbelanjaan melalui model probabilitas yang dikembangkan oleh Huff. Objek dari penelitian ini adalah sembilan pusat perbelanjaan yang ada di kota Surabaya, khususnya pusat-pusat kegiatan perdagangan Tunjungan, Pemuda, dan Jembatan Merah. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah sampel acak bertujuan (purposive sampling) terhadap keseluruhan kawasan perdagangan di kota Surabaya dan melalui wawancara terhadap 163 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dibagi kedalam dua bagian. Bagian pertama adalah model probabilitas yang digunakan untuk mengukur probabilitas kunjungan masing-masing pusat perbelanjaan dan menghitung nilai potensialnya. Bagian kedua dari pe nelitian ini adalah menganalisis daya tarik diantara tiga kawasan pusat kegiatan perdagangan melalui model gravitasi dari Elwood. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa probabilitas kunjungan dan nil;ai potensial tertinggi adalah Tunjungan Plaza dengan probabilitas kunjungan sebesar 35,11 %. Selain itu, melalui penerapan model gravitasi dari Elwood juga diperoleh indikasi bahwa kawasan perdagangan Tunjungan mempunyai daya tarik lebih tinggi sebesar 248,65 % dibandingkan dengan kawasan Pemuda, dan sebesar 799,45 % lebih unggul jika dibandingkan dengan kawasan Jembatan Merah. Berdasarkan hasil analisis ini Pemerintah Daerah atau pihak lain yang berkepentingan harus lebih cermat dan akurat dalam menentukan arah kebijakan ataupun dalam menentukan nilai jual objek pajak dari masing- masing pusat perbelanjaan.
This catchment area analysis for retail space investment in Surabaya is determined visitation probability to identify potential value of shopping centre through Huff’s Probabilistic Model. The objects of this research are nine shopping centres located at Surabaya, specifically the centre of retail activities, Tunjungan, Pemuda, and Jembatan Merah. The technique used for collecting data is purposive sampling on a whole part of Surabaya Town and through interview on 163 respondens. The analysis method used in this research is devided to two portions. The first is probabilistic model that used measure probability of each shopping centre and their potential value. The second portion of this analysis is Elwood’s Retail Gravitation Model. This analysis is used to measure attractiveness power between three centre of retail activities. The result of this research shows that the highest probability and potential value is Tunjungan Plaza with visitation probability 35,11 %. Moreover, through Elwood’s Retail Gravitation Model also indicate that Tunjungan trade area has higher attractiveness power 248,65 % over than Pemuda trade area, and 799,45 % over than Jembatan Merah trade area. Base on this analysis, the Local Government or the others be concerned has to accurate in determine policy or assessment value of shopping centre.
Kata Kunci : Probabilitas dan Gravitasi, Analisis Investasi Perbelanjaan, Nilai Potensial dan Model Gravitasi