Pengelolaan Penyakit Antraknosa pada Bawang Merah dengan Aplikasi Rhizophagus intraradices dan Pupuk Organik Cair yang Diperkaya dengan Bacillus velezensis
Dini Agustina, Dr. Suryanti, S.P., M.P.
2023 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN
Salah satu patogen penting pada tanaman bawang merah yaitu Colletotrichum gleosporoides. Penggunaan
agens hayati yaitu jamur mikoriza dan pupuk organik cair yang diperkaya Bacillus velezensis menjadi opsi
pengelolaan penyakit yang dapat ditawarkan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jamur Mikoriza Arbuskular (JMA) dan
Pupuk Organik Cair (POC) yang diperkaya B.
velezensis terhadap perkembangan penyakit antraknosa dan pertumbuhan
tanaman pada bawang merah. Bahan tanam umbi bawang merah diberi
perlakuan seed coating mengunakan jamur mikoriza, aplikasi pupuk organik cair
yang diperkaya dengan B. velezensis,
serta kombinasi aplikasi seed coating dengan JMA dan aplikasi POC yang
diperkaya dengan B. velezensis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi POC
yang diperkaya B. velezensis mampu
memberikan peningkatan pertumbuhan tanaman bawang merah terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah
daun, jumlah anakan, berat umbi, jumlah umbi, berat akar, volume akar, panjang
akar. Aplikasi JMA memberikan peningkatan jumlah anakan, berat umbi dan panjang
akar. Namun perlakuan masing-masing maupun kombinasi seed coating JMA dan POC
yang diperkaya B. velezensis belum
mampu menghambat penyakit antraknosa bawang merah.
One of the important pathogens in
shallots is Colletotrichum gleosporoides.
The use of biological agents, namely mycorrhizal fungi and liquid organic
fertilizer enriched with Bacillus
velezensis, is a disease management option that can be offered. This study
aims to determine the effect of Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) and Liquid
Organic Fertilizer (POC) enriched with B.
velezensis on development of anthracnose disease and plant growth in
shallots. The shallot bulb planting material was treated with seed coating
using mycorrhizal fungi, application of liquid organic fertilizer enriched with
B. velezensis, as well as a
combination of seed coating application with AMF and application of POC
enriched with B. velezensis The results of the research showed that the application of
POC enriched with B. velezensis was
able to increase the growth of shallot plants regarding the parameters of plant
height, number of leaves, number of tillers, weight of tubers, number of bulbs,
root weight, root volume, root length. AMF application provides an increase in
the number of tillers, root weight and root length. However, the individual
treatments or the combination of AMF seed coating and POC enriched with B. velezensis not able to inhibit
shallot anthracnose disease.
Kata Kunci : Bawang merah, antraknosa, jamur mikoriza, pupuk organik cair