Perilaku Seksual Remaja Akhir pada Mahasiswa Keperawatan di Daerah Istimewa Yogyakarta
HANIFAYANTI LUTHFI HARJANTO, Elsi Dwi Hapsari, S.Kep., M.Sc., D.S; Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Remaja
mengalami pertumbuhan fisik biologis yang mempengaruhi kematangan seksual
ditandai dengan timbulnya dorongan-dorongan seksual yang apabila tidak
dikontrol dapat berisiko memiliki dampak negatif. Mahasiswa keperawatan yang merupakan calon tenaga kesehatan
memiliki peran sebagai edukator dan contoh bagi orang lain, sehingga diharapkan
mahasiswa keperawatan dapat berperilaku seksual yang positif. Oleh karena itu,
penting dilakukan penelitian terkait perilaku seksual remaja akhir pada
mahasiswa keperawatan.
Tujuan: Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja akhir serta
mengetahui hubungan karakteristik responden dengan perilaku seksual.
Metode: Jenis
penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden
sebanyak 107 remaja akhir yang merupakan mahasiswa keperawatan jenjang Strata-1
yang sedang menempuh pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditentukan
dengan stratified random sampling dan
convenience sampling. Instrumen yang
digunakan adalah Sexual Risk Survey
(SRS) yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan hasil nilai validitas
0,782 s/d 0,825 dan nilai r alpha = 0,80.
Pengumpulan data menggunakan google form dan analisis data univariat untuk
mengetahui frekuensi dan persentase data serta analisi bivariate menggunakan
Chi-Square.
Hasil: Sebanyak
58 (54,2%) orang memiliki perilaku seksual berisiko rendah dan 49 (45,8%)
memiliki perilaku seksual berisiko tinggi. Jenis kelamin dan usia masing-masing
berhubungan dengan perilaku seksual namun tempat tinggal tidak berhubungan
dengan perilaku seksual. Semakin tinggi usia semakin tinggi perilaku seksual
berisiko.
Kesimpulan: Kurang
dari separuh responden memiliki perilaku seksual berisiko tinggi. Remaja
diharapkan memperluas
wawasan terutama terkait penyakit menular seksual dan reproduksi serta
diharapkan memilki kemampuan kontrol diri agar terhindar dari perilaku seksual
berisiko.
Background: Adolescents
experience physical and biological growth that influences sexual maturity,
characterized by the emergence of sexual urges which, if not controlled it can
risk having negative impacts. Nursing students who are prospective health workers
have a role as educators and examples for others, so it is hoped that nursing
students can have positive sexual behavior. Therefore, it is important to
conduct research related to late adolescent sexual behavior in nursing
students.
Objectives: This
research aims to determine the description of sexual behavior late adolescent and
determine the relationship between respondent characteristics and sexual
behavior.
Methodology: The
type of research is descriptive quantitative with a cross sectional approach.
The number of respondents was 107 late teenagers who were undergraduate nursing
students studying in the Special Region of Yogyakarta, determined using
stratified random sampling and convenience sampling. The instrument used is
Sexual Risk Survey (SRS) which has been tested for validity and reliability
with the results of a validity value of 0,782 to 0,825 and an r alpha value =
0,80. Data collection uses google forms and univariate data analysis to
determine the frequency and percentage of data and bivariate analysis using Chi-Square.
Result: Total of
58 (54,2%) people had low risk sexual behavior and 49 (45,8%) had high-risk
sexual behavior. Gender and age were each related to sexual behavior but
residence was not related to sexual behavior. The higher the age, the higher
risk of sexual behavior.
Conclusion: Less
than half of respondents had high-risk sexual behavior. Adolescent are expected
to broaden their knowledge, especially regarding sexually transmitted and
reproductive diseases and are expected to have the ability to control
themselves to avoid risky sexual behavior.
Kata Kunci : Mahasiswa Keperawatan, Perilaku seksual, Remaja Akhir