Laporkan Masalah

PERAN FILANTROPI ISLAM DALAM PENANGANAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI PANDEMI COVID-19 DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2020-2021 (STUDI PADA LAZISMU SOLO)

Muhammad Fikri Farras Zuhdi, BAHRUDDIN, S.Sos., M.Sc.

2023 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

 Adanya perubahan paradigma pelayanan kesejahteraan dari negara kesejahteraan menuju  pluralisme kesejahteraan mendorong adanya peran pihak lain diluar aktor negara untuk turut serta ikut dalam menyediakan pelayanan kesejahteraan. Di masa pandemi COVID-19 saat adanya keterbatasan aktor negara dalam penanganan dampak sosial ekonomi muncul berbagai aktor lainnya untuk turut membantu dan mengisi kekurangan yang ada. Salah satu yang turut hadir yaitu lembaga filantropi Islam. Dengan potensinya yang besar filantropi islam turut serta dalam menangani dampak sosial ekonomi dari adanya COVID-19. Salah satu lembaga filantropi Islam yang turut berupaya dalam menangani dampak sosial ekonomi COVID-19 adalah LAZISMU Solo.  Melauli program-programnya LAZISMU Solo mencoba turut ikut serta bersama aktor lain menangani dampak sosial ekonomi COVID-19 yang ada di Kota Surakarta. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh LAZISMU Solo dalam menangani dampak sosial ekonomi COVID-19 adalah LAZISMU Solo, bagaimana dinamika yang terjadi di dalamnyaa dan bagaimana LAZISMU Solo menjadi salah satu aktor kesejahteraan di masa pandemi.Hasil penelitian menunjukan bahwa LAZISMU Solo memiliki peran sebaga salah satu aktor kesejahteraan di Kota Solo melalui program ketahanan pangan dan program pemberdayaan UMKM berbasis keluarga. Penelitian juga menunjukan LAZISMU memiliki berbagai dinamika dalam menghimpun dana masyarakat, dinamika kerelawanan dan dinamika dalam menciptakan keberlanjutan program. Penelitian juga menunjukan bahwa LAZISMU Solo memiliki program yang bersifat inklusif dan program yang bersifat ekslusif. 

The change in the paradigm of welfare services from the welfare state to welfare pluralism encourages the role of other parties outside state actors to participate in providing welfare services. During the COVID-19 pandemic, when there were limitations of state actors in handling the socio-economic impact, various other actors emerged to help and fill the existing shortcomings. One of them is the Islamic philanthropy organization. With its great potential, Islamic philanthropy has participated in handling the socio-economic impact of COVID-19. One of the Islamic philanthropic organizations that is also trying to deal with the socio-economic impact of COVID-19 is LAZSIMU Solo.  Through its programs, LAZISMU Solo tries to participate with other actors in dealing with the socio-economic impact of COVID-19 in Surakarta City. Through a descriptive qualitative approach, this research aims to find out how the efforts made by LAZISMU Solo in dealing with the socio-economic impact of COVID-19 are LAZSIMU Solo, how the dynamics that occur in it and how LAZISMU Solo becomes one of the welfare actors during the pandemic. The results showed that LAZISMU Solo has a role as one of the welfare actors in Solo City through food security programs and family-based Small and Medium Enterprise empowerment programs. Research also shows that LAZISMU has various dynamics in raising public funds, volunteer dynamics and dynamics in creating program sustainability. The research also shows that LAZISMU Solo has an inclusive program and an exclusive program.

Kata Kunci : Filantropi Islam, Pandemi COVID-19, Pluralisme Kesejahteraan

  1. S1-2023-424701-abstract.pdf  
  2. S1-2023-424701-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-424701-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-424701-title.pdf