Laporkan Masalah

Ekstraksi dan karakterisasi karagenan Eucheuma cottonii dari kepulauan seribu sebagai bahan pembuat edible film

WARYAT, Dr.Ir. Sri Anggrahini, MS

2003 | Tesis | S2 Ilmu dan Teknologi Pangan

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui metode ekstraksi karagenan yang paling baik dan mengkaji karakteristik karagenan Eucheuma cottonii dari Kepulauan Seribu dan mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi karagenan dan asam palmitat terhadap karakteristik edible film karagenan serta melakukan aplikasi edible film karagenan pada buah salak pondoh terolah minimal. Penelitian ini dilakukan dalam empat (4) tahap. Tahap pertama adalah ekstraksi dan karakterisasi karagenan E.cottonii dengan menggunakan dua metode ekstraksi yaitu isopropil alkohol dan KCl, tahap kedua adalah mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi karagenan (0,6%,0,8%,1,0%,1,2% b/v) dan tahap ketiga mengetahui pengaruh penambahan asam palmitat (10%,20%,30% b/b polimer) serta tahap keempat aplikasi edible film karagenan pada buah salak pondoh terolah minimal. Hasil penelitian menunjukkan metode ekstraksi karagenan yang paling baik adalah metode ekstraksi dengan isopropil alkohol dengan karakteristik kadar air 17,05% ; kadar abu 26,39% ; kadar protein 2,68% ; kadar lemak 0,94% ; kadar karbohidrat 69,99% ; rendemen 41,06% ; kadar sulfat 21,05% ; viskositas 28,5-175 cps ; dan kekuatan gel 20-50 g/cm2. Pada penelitian sifat fisik dan mekanik edible film didapatkan hasil edible film dengan konsentrasi karagenan 1,2% (b/v) dan asam palmitat 30% mempunyai sifat fisik dan mekanik terbaik yaitu nilai WVTR terkecil 19,22 g/m2.jam dan tensile strength tertinggi 6,19 KPa. Penelitian aplikasi edible film pada salak pondoh terolah minimal didapat hasil edible film dan pengemas komersial saran wrap dapat menurunkan susut bobot lebih kecil daripada tanpa film (kontrol).

The study aimed to identify extraction method carrageenan of the best and to test characteristic of Eucheuma cottonii carrageenan of Seribu islands as well as to identify impact of adding carrageenan concentration and palmitic acid on characteristic of carrageenan edible film and make application of carrageenan edible film on minimal processed fruit of Salak Pondoh. This study has done in four steps. The first step was extraction and characterization of E. cottonii carrageenan using two extraction methods, that is, isopropyl alcohol and KCl. The second step was identifying impact of adding carrageenan concentration (0.6%, 0.8%, 1,0%, 1.2% b/v). The third step was identifying impact of adding palmitic acid (10%, 20%, 30% b/b polymer) and the fourth step was application of carrageenan edible film on minimal processed fruit of Salak Pondoh. The result shows that extraction method carraggenan of the best is extraction using isopropyl alcohol with characterization water content 17.05%; ash content 26.39%; protein content 2.68%; fat content 0.94%; carbohydrate content 69.99%; rendemen 41.06%; sulfate content 21.05%; viscosity 28.5-175 cps; and gel strength 20-50 g/cm2. The research of fisical and mechanical properties edible film was obtained result that edible film on carrageenan concentration 1.2% and palmitic acid 30% have the best of fisical and mechanical properties, that is, the smallest WVTR 19.22 g/m2.h and the highest tensile strength rate of 6,19 KPa. Application research of edible film on minimal processed of Salak Pondoh indicated that edible film and commercial packaging can decrease weight less than without film (control)

Kata Kunci : Ekstraksi Karagenan,Buah Salak Pondoh,Edible Film, Eucheuma cottonii, carrageenan, edible film, isopropyl alcohol, KCl


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.