STUDI PENGENDALIAN MUTU FINISHED FURNITURE DI PT JAWA FURNI LESTARI, KRAPYAK, KLATEN, JAWA TENGAH
HENDRY MUHENDRA, Prof. Dr. Ir. T.A. Prayitno, M.For.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengendalian mutu bertujuan menjaga kualitas suatu produk dari proses yang panjang dan setiap proses akan mampu membantu memperbaiki proses-proses yang lain agar kualitas barang tetap terjaga. Studi pengendalian mutu ini dilakukan di PT Jawa Furni Lestari dengan lokasi di JI. Kuntowijayandanu, Krapyak, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah, dengan pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2005, Januari dan Februari 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk finished furniture yang dinyatakan dalam batas-batas kendali secara statistik berdasarkan bagan pengendali; untuk mengetahui jenis cacat terbanyak yang berpengaruh terhadap kualitas fim1iture; untuk mengetahui faktorfaktor dalam proses produksi yang paling berpengaruh terhadap kualitasfimziture PT Jawa Furni Lestari . Metode pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu riset lapangan dan riset pustaka. Riset lapangan merupakan usaha pengumpulan data yang dilakukan secara langsung di lapangan dengan menggunakan cara wawancara, dokumentasi yang berupa foto-foto proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan dan observasi. Sedangkan riset pustaka merupakan usaha untuk menambah informasi dengan literatur-literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas seperti pengendalian mutu, bagan pengendali kualitas, atribut dan literatur-literatur lain yang berkaitan. Data yang diperoleh kemudian dihitung persen cacat, rata-rata persen cacat, standar deviasi, bagan pengendali dan kurva kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagan pengendali kualitas cacat plot untuk bulan Desember 2005, Januari dan Februari 2006 tidak terkendali secara statistik, sedangkan cacat teknis bulan Februari 2006 juga tidak terkendali secara statistik. Jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah kualitas kadar air > 18 %, cacat akibat jamur, cacat pewarnaan tidak rata, hasil amp las masih kasar, cacat akibat perlakuan proses dan kualitas dempulan kurang bagus. Cacat tersebut disebabkan oleh faktor bahan baku dan manusia.
Kata Kunci : Pengendalian mutu, finished fumiture, cacat plot, cacat teknis dan bagan pengendali kualitas