Laporkan Masalah

Evauasi usaha perikanan tangkap purse-seine, bagan dan pole and life di Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah

PAPILAYA, Renoldy Lamberthy, Prof.Dr.Ir. Kamiso HN., MSc

2003 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Pada penelitian ini rumah tangga perikanan yang diteliti adalah nelayan pemilik unit penangkapan purse-seine, bagan dan pole and line. Penelitian menggunakan data yang terdiri dari identitas pemilik alat tangkap, keadaan (performance) unit penangkapan, biaya investasi, aliran dana (cashflow), produksi dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah metode survei dan data yang diperlukan berupa data primer yang di dapat dua tahun terakhir dan data sekunder. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap seluruh komponen dalam sistim perikanan tangkap. Unit penangkapan yang memiliki performance yang baik kemudian dinilai kelayakan usahanya. Untuk menilai kelayakan usaha unit penangkapan maka digunakan analisis kriteria investasi yang terdiri dari empat komponen yakni Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Payback Period. Pada penelitian ini juga dievaluasi sistim bagi hasil perikanan dan sistim pemasaran ketiga jenis usaha penangkapan. Berdasarkan analisis kriteria investasi ternyata ketiga usaha penangkapan yang diteliti layak untuk dikembangkan. Usaha penangkapan yang memiliki nilai kriteria investasi terbaik pada ketiga usaha penangkapan adalah usaha pole and line dengan rata-rata nilai kriteria investasi : NPV= Rp. 19.612.874,42 ; IRR = 54,573 % ; Net B/C = 1,102 dan Payback Period = 1,995 tahun. Sistim bagi hasil pada usaha bagan memberikan pendapatan yang besar pada nelayan pandega sedangkan pada usaha pole and line nelayan pemilik memiliki pendapatan yang besar.

The object of this study is on fishery caught enterprises that consist of the owner of purse-seine caught unit, bagan unit and pole and line unit. The data of this study consist of fishery caught owner identity, fishery caught unit performance, investment cost, cashflow, production and marketing. We used a research method and the requirement data consist of primary data gained in the last two years and secondary data. We analysed descriptively overall the component in fishery caught system. The well performance of caught unit is evaluated on it’s feasibility. To evaluate the feasibility of fishery caught unit, we used investment criteria analysis that consist of four component namely, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) and Payback Period. This research also includes on the evaluation of profit sharing system and marketing system. Based on the investment criteria, we found that the three fishery caught enterprises is feasible to be developed. The best mark of those three fishery caught are pole and line enterprises with investment criteria values : NPV = Rp.19.612.874,42 ; IRR = 54,573 % ; Net B/C = 1,102 and Payback Period = 1,995 years. The profit sharing system on bagan enterprises gives a big income for the fisherman, meanwhile, on the pole and line enterprises gives a big income for the owner of fishery caught.

Kata Kunci : Ekonomi Pertanian,Usaha Perikanan Tangkap, evaluation, enterprises, fishery caught


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.