Laporkan Masalah

EVALUASI PEROLEHAN GENETIK Acacia mangium Willd. ASAL KEBUN BENIH GENERASI PERTAMA DI WONOGIRI

SRI SUGIYANTI WIDI ASTUTI, Ir. W.W. Winarni, M.P. dan Ir. Budi Leksono, M.P.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Uji perolehan genetik Acacia mangium asal kebun benih genera:;i pertama ini dibangun di Wonogiri, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya perolehan genetik yang sebenarnya dari A. mangium yang dihasilkan dari benih asal kebun benih generasi pertama (F-1) dibandingkan dengan tegakan benih, membandingkan besarnya perolehan genetik yang dihasilkan oleh sumber benih yang berasal dari Papua Nugini (PNG) dengan Queensland (Qld), serta mengetahui korelasi antar umur di persemaian dan di lapangan. Penelitian ini dilakukan pada tanaman A. mangium umur 3 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Berblok (RCBD) dengan menggunakan 8 sumber benih (8 plot), 100 pohon per plot (1 Ox 10 po hon), dan diulang sebanyak 4 blok. Materi yang digunakan terdiri dari 6 kebun benih dan 2 tegakan benih sebagai pembanding. Analisis dilakukan pada karakter pertumbuhan dan bentuk batang dengan menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan analisis DMRT. Perolehan genetik yang sebenarnya yang dihasilkan oleh kebun benih sebesc:.r 14,78% untuk tinggi, 16,27% untuk diameter, dan 16,44% untuk bentuk batang terhadap Tegakan Benih Subanjeriji dan Riam Kiwa. Kebun benih yang berasal dari Provenans PNG lebih baik dibandingkan dengan Provenans Qld. Sumber benih yang terbaik adala.h Grup A (Pendopo, Swnsel), Grup B (Pelaihari, Kalsel), dan Wonogiri (Wonogiri, Jateng). Korelasi fenotipik antara umur di persemaian dan di lapangan positif namun nilainya sangat rendah. Oleh karena itu, pekerjaan seleksi yang terlnik dilakukan di tingkat lapangan.

The genetic gain trial of Acacia mangium from the first generation seed orchard were established in Wonogiri, Central Java. The objectives of this research are to obtain realized genetic gain of A. mangium from the first generation of seed orchard compared with seed stand, to compare the reaiized genetic gain frc,m Papua New Guinea (PNG) with Queensland (Qld), and to determine the phenotypic juvenile-mature correlation. This research was applied on 3 years old A. mangium. The methode used in this trial was Randomized Completely Block Design (RCBD) with 8 seed sources (8 plots), 100 trees per plot ( 1Ox10 trees), repeated 4 blocks. The material used in trial consist of 6 seedling seed orchard and 2 seed stand as control. The analysis was applied on the growth of the tree and stem form by ANOV A analysis and continued by DMRT analysis. In comparison with Subanjeriji and Riam Kiwa Seed Stand. the realized genetic gain pro

Kata Kunci : Acacia mangium, perolehan genetik yang sebenamya, kebun benih, dan tegakan benih, korelasi fenotipik antar umur

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf