ANALlSIS KEPUASAN WISATAWAN YANG BERKUNJUNG KE WANAWISATA DAN AIR TERJUN COBAN RONDO KAB. MALANG
MAHFUZH SYAHMI, Prof Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.S. dan Ir. Retno Nur Utami, M.P.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan untuk: ( l) mengetahui tingkat kepuasan wisatawan di Wanawisata dan Air Terjun Caban Rondo, (2) mengetahui besarnya pengaruh dari faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan wisatawan terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Wanawisata dan Air Terjun Caban Rondo, dan (3) menentukan strategi pengembangan Wanawisata dan Air Terjun Caban Rondo berdasarkan tingkat kepuasan wisatawan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan adalah analisis keharkatan/tingkatan. Untuk mengetahui besarnya pengaruh dari faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan wisatawan terhadap tingkat kepuasan wisatawan itu sendiri, digunakan analisis regresi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak/random selama l bulan sampai memenuhi jumlah keseluruhan responden. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan basil yang merata pada tiap-tiap keadaan (tanggal 1-30 pada bulan yang bersangkutan). Jumlah responden ditentukan dengan menggunakan metode Slovin. Strategi pengembangan lokasi disusun dengan menggunakan skala p1ioritas berdasarkan besarnya persentase faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wisatawan merasa cukup puas dengan Wanawisata dan Air Terjun Caban Rondo baik secara umum maupun terhadap kualitas objek, ketersediaan fasilitas dan pelayanan petugas. Berdasarkan pengolahan data didapatkan bahwa pengaruh dari variabel objek sebesar 4,6 persen, variabel ketersediaan fasilitas sebesar 4,9 persen sedangkan variabel pelayanan sebesar 5,6 persen. Total sumbangan efektif variabel bebas terhadap kepuasan wisatawan sebesar 1 S, 1 persen. Strategi pengembangan W anawisata dan Air Terjun Co ban Rondo dapat disusun berdasarkan tiga hal yaitu berdasarkan tingkat kepuasan, faktor-faktor yang rnempengaruhi kepuasan (kualitas objek, ketersediaan fasilitas dan pelayanan) dan berdasarkan pertimbangan bisnis. Pengembangan kawasan ditekankan pada segi kualitas dan kuantitas dari ke tiga faktor tersebut.
Kata Kunci : kepuasan, pariwisata