Laporkan Masalah

ASAP CAIR CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGAWET KAYU WADANG (Pterospermum javanicum Jungh.) UNTUK MENCEGAH SERANGAN RAYAP KAYU KERING Cryptotermes cynocephalus Light.

ARNY MENTEANE, Dr. Ir. Sutjipto A.H.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kayu wadang tersebar hampir qiseluruh Indonesia memiliki berat jenis rata­rata 0,53; kelas kuat III dan kelas awet IV sehingga sangat mudah terserang oleh organisme perusak kayu, terutama rayap kayu kering. Kayu yang terserang oleh rayap kayu kering memiliki umur pakai yang pendek sehingga diperlukan usaha pengawetan kayu untuk mernperpanjang umur pakainya. Metode pengawetan dengan rendaman dingin merupakan metode yang mudah, murah dan efisien. Penelitian ini menggunakan asap cair cangkang kelapa sawit yang mengandung fenol dan diduga dapat digunakan sebagai bahan pengawet kayu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi antara kpnsentrasi dan lama perendaman dingin serta pengaruh masing-masing faktor tersebut jika tidak ada interaksi. Pengawetan dilakukan dengan merendam contoh uji ukuran (5 x 5 x 5) cm yang telah kering udara dan dicat dua permukaan berpori dan dua permukaan yang ter!etak berhadapan ke dalam larutan bah.an pengawet menggunakan pelarut air pada konsentrasi 0%, 30%, 60% dan 90% dengan lama perendaman dingin 1 hari, 2 hari dan 3 hari. Pengumpanan contoh uji pada rayap kayu kering dilakukan selama 44 hari dengan cara memasukan rayap kedalam pipa paralon yang direkatkan pada contoh uji untuk mengetahui keefektifan bahan pengawet. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu absorbsi, retensi, mortalitas, pengurangan berat dan derajat kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absorbsi, retensi dan mortahtas dipengaruhi oleh faktor konsentrasi dan lama perendaman. Interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman hanya mempengaruhi pengurangan berat sedangkan absorbsi, retensi dan mortalitas tidak dipengaruhi. Asap cair cangkang kelapa sawit dengan konsentrasi 90% efektif untuk mencegah serangan rayap kayu kering dengan nilai mortalitas rata-rata 98,44% dan pengurangan berat 0,017 g.

Kata Kunci : Asap cair cangkang kelapa sawit, kayu wadang, Cryptotermes cynocephalus Light., konsentrasi dan lama perendaman.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf