UJI DAYA RACUN ZAT EKSTRAK DAUN SERAI (Andropogon nardus. L.) TERHADAP RAYAP KAYU KERING (Cryptotermes cynocephalus. L)
Tri Cahya Nugoho, Dr.Ir.Sutjipto, AH.MSc
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANUntuk memenuhi kebutuhan kayu yang semakin meningkat penggunaan kayu kelas awet rendah tidak dapat dihindari. Kayu dengan tingkat keawetan yang rendah rawan terhadap serangan organisme perusak kayu diantaranya adalah rayap kayu kering (CrJ,plotermes cynocephalus.L.). Kayu kelas awet rendah perlu proses pengawetan dengan bahan pengawet tetapi kadang membahayakan kehidupan yang lebih tinggi. Pemanfaatan zat ekstrak daun serai sebagai bahan pengawet diharapkan tidak membahayakan kehidupan yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun serai (Andropogon nardus. L) sebagai bahan pengawet terhadap serangan rayap kayu kering (Ct:Jplotermes cy11ocepha/11s. L), serta pengaruh interaksi faktor bahan pengekstrak dan rasio ekstrak daun serai (Andropogon nardus.L) terhadap serangan rayap kayu kering ( CrJ-plotermes cynocephalus. L. ). Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dalam rancangan acak Iengkap(RAL) dengan dua faktor yaitu jenis pelarut (air dan etanol 96%) dan rasio ekstrak daun serai yaitu: 100 g; 125 g; 150 g dengan 500 ml pengekstrak. Masingmasing perlakuan diwakili 5 contoh uji kertas saring yang direndam dalam bahan pengawet selama 48 jam dengan jumlah contoh uji 45. Parameter yang diamati meliputi retensi aktual, absorbsi, mortalitas rayap, persentase penurunan berat, dan derajat kerusakan. Conteh uji yang telah diawetkan dikeringudarakan kemudian diumpankan pada rayap kayu kering Ctyptotennes cynocephalus.L masingmasing sebanyak 50 ekor. Pengamatan mortalitas dilakukan selama 4 minggu dan persentase penurunan berat contoh uji dihitung pada akhir pengumpanan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa interaksi antara faktor pelarut dan faktor rasio tidak berpengaruh terhadap mortalitas rayap kayu kering, persentase penurunan berat contoh uji, absorbsi larutan pengawet, dan retensi aktual bahan pengawet. Rasio ekstrak daun serai sangat berpengaruh terhadap mortalitas rayap kayu kering (C'rJptotermes cynocephalus.L), persentase penurunan berat contoh uji, retensi aktual. Zat ekstrak daun serai pada rasio 125 g serbuk daun serai (Andropogon nard11s.L) dengan 500 ml pengekstrak etanol cukup efektif untuk mencegah serangan rayap kayu kering dengan mortalitas sebesar82.40%. Ratarata mortalitas rayap kayu kering adalah sebesar 83.07%.
Kata Kunci : ekstrak daun serai, kertas saring, rayap kayu kering