Kajian kasus kontrol rabies pada anjing di Kabupaten Agam Sumatera Barat
KAMIL, M, Dr.drh. Bambang Sumiarto, SU.,MSc
2003 | Tesis | S2 Sain VeterinerKajian kasus kontrol telah dilakukan di Kabupaten Agam Sumatera Barat untuk mengetahui asosiasi antara faktor-faktor penyebab terjadinya rabies. Kasus dinyatakan apabila anjing menggigit, dan spesimennya diperiksa pada BPPV Regional II Bukittinggi dengan metode FAT menunjukkan hasil positif. Empat puluh lima ekor anjing yang menderita rabies di Kabupaten Agam periode Januari 2002 sampai Juli 2003 dan 45 ekor anjing yang disetarakan umur dan kelamin sebagai kontrol. Data faktor yang diteliti diambil dengan menggunakan kuesioner kepada pemilik anjing kasus dan kontrol. Data sekunder sebagai pendukung diambil pada Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Agam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36 ekor anjing yang menderita rabies adalah jantan dan 9 ekor betina. Faktor–faktor yang meningkatkan kejadian rabies di Kabupaten Agam adalah jumlah kepemilikan anjing (P = 0,0061 ; RG = 0,23), status vaksinasi (P = 0,0000 ; Rg = 121,00), tanggapan pemilik terhadap vaksinasi (P = 0,0000 ; RG = 105,06), pendidikan pemilik anjing (P = 0001 ; RG = 13,05), pendapatan pemilik anjing (P = P = 0,0000 ; RG = 13,39), sistem pemeliharaan (P = 0,0000 ; RG = 8,50), pengetahuan pemilik tentang rabies P = 0,0000 ; RG = 32,00), anjing dibawa berburu (P = 0,0032 ; RG = 3,62), dan asal anjing (P = 0,0019 ; RG = 8,73).
A case – control study was undertaken in the District of Agam West Sumatera, to identify risk factors associated with rabies. Cases were defined as dogs identified as rabid by FAT in BPPV Regional II Bukittinggi. Forty five cases of rabies were identified in the District Agam between January 2002 and Juli 2003, and 45 age and sex matched dogs were needed in this study as control group. Questionares were distributed to obtain probable rabies–associated risk factors. Secondary data were obtained from the local authorities. The results of this study revealed that some factors were associated with rabies, namely, number of population of dog (P = 0,0061 ; OR = 0,23), vaccination (P = 0,0000 ; OR = 121,00), image owner toward vaccination (P = 0,0000 ; OR = 105,06), namely level education of owner (P = 0,0001 ; OR = 13,05), income of owner (P = 0,0000 ; OR = 13,39), system of raising dog (P = 0,0000 ; OR = 8,50), knowledge of the owner about rabies (P = 0,0000 ; OR = 32,00), the hunting use of the dog (P = 0,0032 ; OR = 3,62), and the origin of the dog (P = 0,0019 ; OR = 8,73).
Kata Kunci : Rabies,Anjing,Kontrol, dog, rabies, a case – control study, the District of Agam.