Ekspresi protein rekombinan dari Gen gag-ca dan Gen env-tm sebagai calon vaksin virus penyakit Jembrana
MARTIEN, Ronny, Dr.drh. Asmarani Kusumawati, M.P
2003 | Tesis | S2 BioteknologiVirus penyakit Jembrana merupakan penyebab penyakit Jembrana yang menyerang sapi Bali (Bos javanicus) yang menyebabkan angka kematian cukup tinggi, dengan daerah penyebaran diberbagai kawasan di Indonesia dan Australia. Vaksinasi merupakan salah satu jalan untuk mencegah penyebaran penyakit Jembrana. Salah satunya dengan menggunakan vaksin protein rekombinan yang akan dibuat di E coli BL21. Gen protein antigenik capsid (CA) dan trans membran (TM) akan dimasukkan ke dalam vektor pGEX-2T untuk diekspresikan sebagai protein. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan protein CA dan protein TM dengan mengekspresikan klon Escherichia coli BL21 yang mengandung plasmid pGEX-CA atau pGEX-TM setelah ditumbuhkan pada medium 2X YTA dengan induksi IPTG pada suhu 37°C. Plasmid rekombinan pGEX-CA dan pGEX-TM diisolasi dari bakteri Escherichia coli DH5α dan kemudian ditransformasikan ke dalam Escherichia coli BL21. Bakteri transforman kemudian ditumbuhkan pada medium 2X YTA dengan berbagai waktu dan konsentrasi penambahan IPTG pada suhu 37°C dengan penggojogan keras. Dengan menggunakan kondisi optimal hasil uji pendahuluan, protein CA dan TM kemudian diekspresikan kemudian diekstraksi dari supernatan sel dan dipurifikasi dengan menggunakan kolom kromatografi afinitas MikroSpin GST. Hasil dari kromatografi afinitas MiCroSpin GST dan analisis SDS-PAGE dari sampel plasmid rekombinan CA menunjukkan adanya protein fusi berukuran 48 kDa, yang terekspresi secara optimal pada medium 2X YTA dengan penambahan konsentrasi akhir IPTG 1 mM pada saat OD600nm kultur mencapai 0,6 pada suhu inkubasi 37°C. Sedangkan dari sampel plasmid rekombinan pGEX-TM menunjukkan bahwa ptotein TM yang berfusi dengan GST (62 kDa) tidak terekspresi dalam Escherichia coli BL21.
Jembrana disease virus (JDV) is the agent of an acute infectious Jembrana disease (JD) of Bali cattle (Bos javanicus), reported for the first time in Jembrana village in Bali, Indonesia. JD is not unique to Bos javanicus. Other types of cattle are also susceptible although the resulting lesions are milder when compared to a case fatality rate of about 17% in Bos javanicus. The aim of this research is to get CA protein and TM protein from pGEX-CA and pGEX-TM expression plasmid that to be expressed in Escherichia coli BL21 after be cultured in 2X YTA medium with IPTG induction at 37°C. pGEX-CA and pGEX-TM recombinant plasmid that be isolated from Escherichia coli DH5α and than to be transformed in Escherichia coli BL21. Transformant bacteria than to be cultured in 2X YTA medium with different time and concentration IPTG addition at 37°C. CA protein and TM protein that be isolated from supernatant cell be purified with MicroSpin GST column. The results of this research are CA fusion protein 48 kDa optimally expressed in 2X YTA medium with IPTG induction 1 mM at OD600 0,6 at temperature 37°C and TM fusion protein 62 kDa can’t be expressed in Escherichia coli BL21.
Kata Kunci : Bioteknologi,Vaksin Virus Penyakit Jembrana,Protein Rekombinan CA dan TM