Laporkan Masalah

Analyzing the Resilience of PT. Pertamina Hulu Indonesia amidst The Changing Regulation for The Energy Industry

Nadya Amaranggana Prasetya, Kees Tesselhof; Jan Noeverman

2023 | Skripsi | AKUNTANSI

Industri energi berisi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pengembangan dan eksplorasi minyak dan gas. Produk industri energi biasanya adalah minyak dan gas, untuk mendapatkan produk akhir perusahaan perlu melakukan pengeboran dan mengekstraksi sumber daya. Tantangan muncul ketika isu lingkungan hidup terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir dan salah satunya adalah emisi GRK (Gas Rumah Kaca). Oleh karena itu, banyak pemerintah dan institusi yang mulai mengurangi emisi GRK tersebut untuk mencegah dampak perubahan iklim menjadi lebih parah. Artinya industri energi termasuk perusahaan minyak dan gas perlu berinovasi dan mengubah cara operasinya untuk mengurangi emisi yang dihasilkan. Di Indonesia sendiri, kebijakan mengenai upaya keberlanjutan dan net zero emission atau pengurangan emisi telah diterapkan. Oleh karena itu PT. Pertamina Hulu Indonesia sebagai perusahaan yang berada dalam bidang minyak dan pengeboran perlu melakukan inovasi dan perubahan operasional untuk dapat memenuhi kebijakan baru tersebut. Dalam menyesuaikan dan memenuhi tuntutan keberlanjutan industri energi, penting bagi perusahaan untuk memiliki kapasitas adaptif atau ketahanan (resilience). Analisis penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan serta wawancara karyawan. Yang bertujuan untuk mencari indikator ketahanan serta menganalisis kemampuan adaptif perusahaan dan faktor apa saja yang mendukung perusahaan untuk mampu beradaptasi. Temuan menyimpulkan bahwa PT Pertamina Hulu Indonesia mampu beradaptasi dengan peraturan baru dan mencapai keberlanjutan yang memadai. Selain itu, perusahaan juga didukung oleh beberapa proses bisnis yang membantu mereka dalam merumuskan rencana terbaik dan memastikan bahwa semua program sejalan dengan perencanaan sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan di awal.

The energy industry contains companies that involves in development and exploration of oil and gas. The energy industry products typically are oil and gas, to obtain the end products companies need to drill down the earth and extract resources. The challenges arise when environmental issues keeps on arising in the last couple of years and one of it is GHG emission. As a result, many government and institutions began to reduce this GHG emission to prevent an impact of climate change to becoming more severe. That means the energy industry including oil and gas company need to innovate and change their way of operation to reduce emitted emission. In Indonesia itself, the policy regarding sustainability effort and net zero emission or emission reduction has been implemented. Therefore PT Pertamina Hulu Indonesia, as a company who are in charge of oil and drilling, needs to innovate and change their operations to be able to fulfill the new policy. To be able to adjust and fulfill the sustainability demand of the energy industry, it is important for the company to have adaptive capacity or resilience. The analysis for this research is done by conducting a report analysis on company annual and sustainability report as well as employee interview. Which aim to search for the resilience indicators as well as analyzing the company’s adaptive ability and what factors that would support company to be able to adapt. The findings concludes that PT Pertamina Hulu Indonesia is able to adapt to the new regulation and achieve sufficient sustainability. Furthermore, the company was supported by several business process that help them in formulating the best plan and ensure that all programs were in line with the planning so that they can achieve the target that has been set at the beginning.

Kata Kunci : sustainability, resilience, indicators, oil and gas company.

  1. S1-2023-438321-abstract.pdf  
  2. S1-2023-438321-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-438321-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-438321-title.pdf