Analisis Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Probabilitas Kolektibilitas dan Analisis Kelancaran Usaha Penerima Program Pendanaan Oleh Perusahaan BUMN (Studi Kasus : Program Mangga Gadung PT Petrokimia Gresik)
Marsyela Tri Ariyani, Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Ph.D
2023 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil yang salah satu menjadi program wajib yang harus dijalankan oleh seluruh perusahaan yang termasuk dalam Badan Usaha Milik Negara sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. PT Petrokimia Gresik sebagai salah satu perusahaan BUMN sebagai termasuk dalam objek vital nasional mengimplementasikan PUMK kepada stakeholders inti yang berperan dalam proses bisnisnya yaitu pedagang pupuk melalui program Mangga Gadung. Dalam pelaksanaan program ini, ditemukan permasalahan pada kolektibilitas pinjaman yang kurang lancar sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor sosial ekonomi yang kemungkinan dapat mempengaruhi tingkat pengembalian. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kelancaran usaha yang dilihat dari kemampuan tingkat penebusan pupuk. Indikator sosial dan ekonomi yang ditetapkan yaitu ; (a) indikator lama usaha, (b) indikator tingkat pendidikan, (c) indikator omzet usaha, (d) indikator penghasilan lainnya untuk mengetahui pengaruh setiap indikator pada probabilitas kolektibilitas pinjaman. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan alat pengambilan data yaitu melalui kuesioner dan wawancara secara langsung kepada penerima program. Sampel yang digunakan sebanyak 51 responden yang ditetapkan dengan metode purposive sampling. Analisis dampak kelancaran usaha dengan indikator tingkat penebusan pupuk diuji menggunakan Uji Wilcoxon sedangkan, probabilitas pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap kolektibilitas dilakukan pengujian menggunakan metode Regresi Logistik Ordinal. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil bahwa variabel lama usaha dan tingkat pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap probabilitas status kolektibilitas pinjaman. Sedangkan, variabel omzet dan penghasilan lainnya yang dimiliki oleh penerima program tidak berpengaruh signifikan terhadap status kolektibilitas. Dalam periode pelaksanaan program Mangga Gadung, perbandingan kemampuan tingkat penebusan pupuk pada tahun 2021-2022 sebagai indikator kelancaran usaha penerima program mengalami peningkatan penjualan pada jenis-jenis pupuk non subsidi.
Funding for Micro and Small Businesses is one of the
mandatory programs that must be implemented by all companies included in
State-Owned Enterprises in accordance with BUMN Ministerial Regulation Number 5
of 2021 concerning Social and Environmental Responsibility. PT Petrokimia
Gresik as one of the state- owned companies is included in the national vital
objects implementing PUMK for core stakeholders who play a role in its business
processes, namely fertilizer traders through the Mangga Gadung program. In
implementing this program, problems were found regarding the collectability of
substandard loans, so this research aims to look at socio-economic factors that
might influence the rate of return. In addition, this study also aims to
determine the level of smoothness of the business seen from the ability of the
level of fertilizer redemption. The specified social and economic indicators
are; (a) business length indicator, (b) education level indicator, (c) business
turnover indicator, (d) other income indicators to determine the effect of each
indicator on the probability of loan collectibility. The method used in the
research is quantitative with data collection tools, namely through
questionnaires and direct interviews with program recipients. The sample used
was 51 respondents who were determined by purposive sampling method. Analysis
of the impact of business smoothness with indicators of fertilizer redemption
rates was tested using the Wilcoxon Test, while the probability of the
influence of socio-economic factors on collectibility was tested using the
Ordinal Logistic Regression method. Based on the calculations, the results show
that the variables of length of business and level of education have a
significant positive effect on the probability of loan collectibility status.
Meanwhile, turnover variables and other income owned by program recipients do
not have a significant effect on collectibility status. During the
implementation period of the Mangga Gadung program, the comparison of the level
of fertilizer sales in 2021-2022 as an indicator of the smooth running of the
program recipients' businesses experienced an increase in non-subsidized
fertilizer.
Kata Kunci : Kolektibilitas, Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), Pupuk, PT Petrokimia Gresik, Program Mangga Gadung