Pelindungan Hukum Kreditur Pemegang Jaminan Fidusia Terhadap Objek Jaminan Yang Dirampas Oleh Negara Terkait Dengan Tindak Pidana Korupsi
Dicky Christian Putra, Dr. Ninik Darmini, S.H., M.Hum
2023 | Skripsi | ILMU HUKUM
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis pelindungan hukum bagi
kreditur
pemegang jaminan fidusia terhadap objek jaminan yang dirampas oleh negara terkait
dengan tindak pidana
korupsi. Penelitian ini
juga bertujuan untuk mengetahui
dan menganalisis upaya
hukum yang dapat
dilakukan oleh kreditur pemegang jaminan fidusia terhadap
objek jaminan yang dirampas oleh negara terkait
dengan tindak pidana
korupsi.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini
merupakan penelitian hukum normatif, yang menitikberatkan pada penelitian
kepustakaan. Data yang diperoleh baik dari penelitian kepustakaan kemudian
dianalisis menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan
kasus, dan pendekatan konseptual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelindungan hukum bagi
kreditur pemegang jaminan fidusia terhadap objek jaminan yang dirampas
oleh negara terkait
dengan tindak pidana
korupsi dapat dilakukan secara preventif dan represif. Pelindungan hukum secara preventif dilakukan
dengan cara menambahkan klausul
perjanjian mengenai penggantian objek jaminan fidusia dan Mengasuransikan objek
jaminan fidusia. Adapun untuk pelindungan hukum secara represif dengan cara
mengajukan gugatan kepada debitur atau
dengan mengajukan surat keberatan kepada pengadilan sesuai ketentuan
Pasal 19 ayat (2) UU Tipikor. Upaya
Hukum yang dapat
di tempuh oleh kreditur pemegang jaminan fidusia dapat melalui tiga cara yaitu, Upaya hukum
dalam hukum pidana
(surat keberatan kepada pengadilan), Upaya Hukum dalam Hukum Perdata (gugatan secara perdata kepada debitur), dan Upaya Hukum dalam Hukum
Perdata (gugatan Perlawanan
oleh pihak ketiga).
The purpose of this research is to know and analyze the legal protection for the creditor holding a Fiduciary
Guarantee to confiscated guarantee by the state related to criminal acts of
corruption. This research
intended to know
and analyze legal remedies from
creditor holding a Fiduciary Guarantee to confiscated guarantee by the state
related to criminal acts of
corruption.
The type of this legal
research is normative juridical approach which
focuses on literature study. The acquired data from literature research is then analyzed using a statutory approach, case approach, and conceptual approach.
Research results found that legal protection for creditors
holding a Fiduciary Guarantee towards confiscated guarantees by the state
related to criminal acts of corruption can be carried out preventively and
repressively. The Preventive legal
protection is carried out by adding an agreement clause regarding the
replacement of the fiduciary guarantee object and insuring the fiduciary
guarantee object. As for the Repressive legal protection is by filing a lawsuit
against the debtor or by submitting an objection letter to the court in
accordance with the provisions of Article 19 paragraph (2) of Law number 31 of
1999 jo. Law number 20 of 2001 concerning Eradication of Criminal Acts of
Corruption. Legal remedies that can be taken by creditors holding fiduciary
guarantees can be done
through three ways, namely, legal remedies in criminal law
(by filing objection letters to the court), legal remedies in civil law (civil
lawsuits against debtor), and legal remedies in civil law (a third party opposition procedure/ Deden
Verzet).
Kata Kunci : Pelindungan Hukum, Upaya Hukum, Kreditur, Jaminan Fidusia, Tindak Pidana Korupsi