Laporkan Masalah

Disparitas Putusan Hakim dalam Pemberian Restitusi Bagi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Ditinjau dari Perspektif Hak-Hak Korban

Victoria Ester Mote, Diantika Rindam Floranti, S.H., LL.M.

2023 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemberian restitusi bagi korban TPPO telah secara maksimal meletakan hak-hak korban sebagai sebuah bagian integral dari sistem peradilan pidana serta untuk mengetahui penyebab terjadinya disparitas pemidanaan restitusi terhadap korban TPPO.

Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan kasus. Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari studi dokumen atau bahan pustaka yang terdiri bahan primer, sekunder dan tersier. Hal ini kemudian didukung oleh wawancara yang dilakukan kepada hakim guna memperoleh informasi mengenai penelitian yang dilakukan Penulis.

Penelitian ini memiliki dua kesimpulan, kesimpulan pertama menunjukan terhadap 8 (delapan) putusan terdapat 6 (enam) putusan yang mengabulkan seluruh permohonan restitusi, 1 (satu) putusan yang mengabulkan sebagian permohonan restitui dan 1 (satu) putusan yang menolak seluruh permohonan restitui. Pemenuhan hak korban telah tercemin pada 5 (lima) putusan yang telah secara maksimal mewujudkan pemenuhan hak korban, sebaliknya terdapat 3 (tiga) putusan yang belum secara maksimal merealisasikan pemenuhan hak korban. Selanjutnya, kesimpulan kedua menunjukan bahwa disparitas pada putusan-putusan tersebut dapat terjadi karena adanya perbedaan jumlah korban, belum maksimalnya peran lembaga peradilan dalam memperjuangkan hak korban serta terdapat perbedaan cara pandang aparat penegak hukum terhadap tujuan pemidanaan yang ingin dicapai.

This research aims to analyze the extent to which the judge's decision in the determination of restutition for victims of trafficking has maximally placed the victims' rights as an integral part of the criminal system and to determine the causes of disparities in restitution sentences for victims of trafficking.

This research in legal writing is normative juridical research using a case approach. Secondary data in this research was obtained from document studies or library materials and is supported by the results of interviews with the judges to obtain information related to the research.

This research has two conclusions: The first conclusion shown is that from the 8 (eight) court rulings, there are 6 (six) court rulings that fulfill all the requests for restitution, 1 (one) court ruling that fulfills half of the requests for restitution, and 1 (one) court ruling that rejects all requests for restitution. Fulfillment of victims' rights has been reflected in 5 (five) court rulings that have maximally realized the fulfillment of victims' rights. Otherwise, there are 3 (three) court rulings that have not maximally realized the fulfillment of victims' rights. Furthermore, the second conclusion shows that disparities in these judges' decisions can occur due to differences in the number of victims, the role of the judiciary has not been maximized, and there are differences in the perspective of law enforcement officials regarding the goals of punishment to be achieved.

Kata Kunci : Disparitas Putusan Hakim, Restitusi, Hak Korban, Tindak Pidana Perdagangan Orang

  1. S1-2023-438902-abstract.pdf  
  2. S1-2023-438902-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-438902-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-438902-title.pdf