Laporkan Masalah

Penggunaan obat penderita hipertensi di Poliklinik Garuda Sentra Medika Jakarta :: Analisis pola peresepan pada pasien purnabhakti

MARDHIKO, Etty Soehartini, dr. Iwan Dwiprahasto, M.MedSc.,PhD

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Poliklinik Garuda Sentra Medika merupakan salah satu unit penunjang operasional dalam pelayanan kesehatan di PT Garuda Indonesia. Keragaman peresepan penderita hipertensi pada pasien Purnabhakti Garuda berkaitan dengan ketidaktaatan dokter terhadap Formularium Obat dan kebijakan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pola peresepan serta besarnya biaya rata-rata peresepan yang ditimbulkan pada penderita hipertensi Purnabhakti Garuda. Analisis dilakukan untuk kasus hipertensi dengan hiperkolesterol Purnabhakti Garuda dibandingkan dengan Garuda. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dilakukan dengan menggunakan data peresepan serta rekam medik bulan Januari-Desember 2002. Hasil penelitian yang dilakukan kepada 72 orang pasien Garuda dan 283 orang pasien Purnabhakti membuktikan bahwa ternyata biaya rata-rata peresepan pasien Purnabhakti Garuda lebih tinggi daripada pasien Garuda. Ketaatan dokter umum terhadap Formularium Obat yang berlaku untuk pasien Purnabhakti Garuda ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan dokter spesialis. Adanya pengawasan dan evaluasi serta sosialisasi terhadap Formularium Obat maupun kebijakan pelayanan kesehatan bagi pasien Purnabhakti akan dapat meningkatkan efisiensi biaya peresepan.

Garuda Sentra Medika Clinic is one of the operational unit for medical services in PT Garuda Indonesia. The various prescription for hypertention patients of Retiree of Garuda Indonesia relates to lack of dicipline of doctors on Drug Formulary and Medical Policy. The study was aimed to analyze prescription pattern and average drug cost attributed to hypertention patients of Retiree of Garuda Indonesia. Only those with both hypertention and hypercholesterolemia were included in the study. The study was carried out using cross sectional design. Data on prescription were collected from medical record between January-Desember 2002. The study which was done to 72 patients of Garuda Indonesia and 283 patients of Retiree of Garuda Indonesia have result that average drug cost of Retiree of Garuda Indonesia more higher than Garuda Indonesia. Otherwise, Medical Specialist take more undicipline in prescribing to Drug Formulary than General Practices especially for the Retiree of Garuda Indonesia. Surveillance, evaluation and socialisation to Medical Policy and Drug Formulary for patient of Retiree of Garuda Indonesia will be increase the efficiency of drug cost.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Pola Peresepan, Obat Hipertensi, drug formulary, drug cost.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.