Hubungan antara ciri-ciri demografi, medis dan pelayanan kesehatan ibu melahirkan dan tindakan seksio sesaria pada ibu-ibu yang melahirkan di RS Fatmawati, Jakarta
RUBIANTI, Alvina, dr. Rossi Sanusi, MPA.,PhD
2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri-ciri demografi, medis dan pelayanan kesehatan serta hubungan ciri-ciri tersebut dengan dilakukannya tindakan seksio sesarea di RS Fatmawati. Penelitian ini dilakukan mengingat adanya peningkatan Angka Seksio Sesarea di RS Fatmawati. Metoda : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional, dimana data diambil dari ibu yang melahirkan di RS Fatmawati pada kurun waktu Januari sampai dengan Juni 2002. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri-ciri ibu yang melahirkan dengan tindakan seksio sesarea di RS Fatmawati adalah : berasal dari sosio-ekonomi menengah ke bawah dengan tingkat pendidikan menengah, tidak bekerja, merupakan kasus rujukan dengan ante natal care dilakukan oleh bidan, serta memiliki komplikasi. Hasil uji hubungan antara variabel-variabel dengan tindakan seksio sesarea, hanya bermakna secara statistik pada variabel umur ibu, pendidikan ibu, pelaku dan tempat ante natal care, gravida ibu, riwayat abortus, waktu masuk serta variabel-variabel medis lainnya tetapi tidak bermakna secara praktis. Kesimpulan : Tidak semua ibu-ibu melahirkan dengan tindakan seksio sesarea di RS Fatmawati memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas ibu.
Background : The objective of this research is to identify characteristics of demography, medical factors and maternal factors and the relation between those characteristics to Cesarean Section activities in Fatmawati Hospital. This research was conducted, after considering the high rate of Cesarean Section. Methods : This research used cross sectional study, in which data were taken from medical records of delivering mothers in Fatmawati Hospital, during January - June 2002. Results : The result showed that the characteristics or delivering mothers with Cesarean Section in Fatmawati Hospital were from middle and low level socioeconomic, middle level of education, unemployed, referred cases, ante natal care by midwives, and with complications. The correlation were significant only in a statistical sense with maternal age, education, parity, abortion’s history, ANC performance, patient’s admission day and others of medical factors, but not in practical sense. Conclusion : Not all delivering mothers with Cesarean Section in the Fatmawati Hospital have maternal morbidity and mortality factors.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Layanan Kesehatan, Melahirkan Seksio Sesaria, hospital utilization, caesarean section.