Pengaruh Cover Crop pada Pertumbuhan Tanaman Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser Selama 12 Bulan di Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang
Japet Moryo Doclas, Dr. Ir. Daryono Prehaten, S.Hut., M.Sc., IPM. ; Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM.
2023 | Skripsi | KEHUTANAN
Cover crop merupakan tanaman yang ditanam untuk menutupi tanah dan memiliki peran penting dalam melindungi tanah dari erosi, menekan pertumbuhan gulma, meningkatkan kesuburan tanah, dan menjaga kelembaban tanah. Informasi penggunaan tanaman pencampur kacang kedelai (Glycine max L) sebagai cover crop pada tanaman jabon putih Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman pencampur kacang kedelai sebagai cover crop pada pertumbuhan tanaman jabon putih selama 12 bulan di Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap berblok terdiri dari 1 faktor percobaan, yaitu tanaman pencampur kacang kedelai sebagai cover crop dengan perlakuan tanaman jabon putih tanpa semai kacang kedelai sebagai kontrol, tanaman jabon putih dengan cover crop semai kacang kedelai varietas Dega (P1) dan tanaman jabon putih dengan cover crop semai kacang kedelai varietas Dering (P2) dengan 5 tanaman jabon putih dalam plot berbentuk baris. Terdapat 3 blok sebagai ulangan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang dan lebar tajuk tanaman jabon putih.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cover crop kacang kedelai tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman jabon putih. Pertumbuhan tanaman jabon putih yang ditanam dengan cover crop kacang kedelai varietas Dering (74,09 cm) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan cover crop kacang kedelai varietas Dega (70,75) dan tanaman jabon putih tanpa cover crop (72,01 cm). Diameter tanaman jabon putih dengan cover crop kacang kedelai varietas Dega (17,56 mm) tidak lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman jabon putih tanpa cover crop (19,20 mm) dan perlakuan jabon putih dengan cover crop kacang kedelai Dering (19.45). Lebar tajuk tanaman jabon putih dengan cover crop kacang kedelai varietas Dega (120,99 cm) dan tanpa cover crop (123,47 cm) berurutan lebih rendah apabila dibandingkan dengan tanaman jabon putih dengan cover crop kacang kedelai varietas Dering (130,31 cm).
Cover crops are plants that are planted to cover the soil and have an important role in protecting the soil from erosion, suppressing weed growth, increasing soil fertility, and maintaining soil moisture. Information on the use of soybean mixing plants (Glycine max L) as a cover crop on Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser white jabon is still limited. This study aims to determine the effect of soybean mixing plants as a cover crop on the growth of white jabon plants for 12 months in Madyocondro Village, Secang District, Magelang Regency.
The research design used was a completely randomized block design consisting of 1 experimental factor, namely soybean mixing plants as a cover crop with white jabon plants without soybean seedlings as a control, white jabon plants with a cover crop of soybean seedlings of the Dega variety (P1) and white jabon plants with cover crop of Dering variety (P2) soybean seedlings with 5 white jabon plants in a row plot. There are 3 blocks as repetition. The parameters measured in this study were plant height, stem diameter and crown width of the white jabon plant.
The results of this study indicate that the provision of soybean cover crop has no significant effect on the growth of the white jabon plant. The growth of white jabon plants grown with the cover crop of the Dering variety (74.09 cm) was higher compared to the treatment of the cover crop of the Dega variety (70.75) and the white jabon without cover crop (72.01 cm). The diameter of white jabon plants with cover crop of Dega soybean variety (17.56 mm) was not higher than that of white jabon plants without cover crop (19.20 mm) and treatment of white jabon with cover crop of Dering soybean (19.45). Canopy width of white jabon plant with cover crop of soybean variety Dega (120.99 cm) and without cover crop (123.47 cm) is sequentially lower when compared to white jabon plant with cover crop of soybean variety Dering (130.31 cm).
Kata Kunci : Jabon putih, Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser, Glycine max L, cover crop