Laporkan Masalah

Kepastian Hukum Pelindungan Represif Nasabah Penyimpan Korban Praktik Typosquatting dalam Sektor Perbankan Indonesia

Muhammad Guntur Hamonangan Nasution, Prof. Dr. Drs. Paripurna Sugarda, S.H., M.Hum., LL.,M

2023 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian Hukum ini bertujuan mengetahui norma hukum terkait dengan pelindungan represif nasabah bank korban praktik typosgquatting menurut dan mengetahui nilai kepastian hukum dari norma tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian normatif empiris yang bersifat deskriptif dan berbentuk diagnostik. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari wawancara responden dan narasumber sedangkan data sekunder didapatkan dari studi kepustakaan atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelindungan hukum represif bagi nasabah penyimpan bank terhadap praktik typosquatting dapat berbentuk pelindungan langsung dan tidak langsung yang diatur di berbagai peraturan perundang-undangan. Kedua aspek tersebut dapat ditemukan pada pengaturan aspek pertanggungjawaban bank dan pertanggungjawaban konsumen baik dalam hukum perdata, hukum administrasi dan hukum pidana. Penelitian ini juga menemukan bahwa masih terdapat ketidakpastian hukum terkait norma pelindungan nasabah penyimpan dari typosquatting khususnya berkaitan pertanggungjawaban bank beserta pembuktiannya, pidana tambahan ganti kerugian, penggunaan delik pidana, dan terkait koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan dan Kepolisian dalam rangka penegakan hukum.

This legal research aims to determine the legal norms related to repressive protection for bank customers who are victims of typosquatting practices and to assess the legal certainty of those norms. This study is a normative empirical research that is descriptive and diagnostic in nature. It utilizes primary data obtained from interviews with respondents and experts, while secondary data is collected through literature review of primary and secondary legal materials. Subsequently, the data is qualitatively analyzed and presented descriptively. The findings of this research indicate that repressive legal protection for bank depositor customers against typosquatting practices can take the form of direct and indirect protection regulated in various legislative regulations. Both aspects can be found in the regulations concerning the accountability of banks and consumers, in civil law, administrative law, and criminal law. This research also finds that there is still legal uncertainty regarding the norms of protecting bank depositor customers from typosquatting, particularly concerning the liability of banks and its proof, the additional criminal restitution, the use of criminal offenses, and the coordination between the Financial Services Authority and the Police in law enforcement.

Kata Kunci : Pelindungan Represif, Nasabah Penyimpan, Typosquatting

  1. S1-2023-441861-abstract.pdf  
  2. S1-2023-441861-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-441861-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-441861-title.pdf