Laporkan Masalah

Hubungan kerja antara Rumahsakit dan Dokter terhadap kinerja Rumahsakit :: Studi kasus di RSUD Kota Yogyakarta

KOMARIAH, Nenden Siti, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Kenyataannya rumah sakit terutama milik pemerintah, bukan merupakan sebuah organisasi yang solid, karena dalam organisasi tersebut terdapat 2 otoritas yang berbeda yaitu rumah sakit sebagai perpanjangan birokrasi pemerintah dan tenaga profesional (dokter) seolah-olah merupakan organisasi yang mandiri dengan sifat otonomi profesinya. keduanya sulit dipertemukan menjadi sebuah kekuatan hubungan yang solid. Hal yang sama terjadi di RSUD Kota Yogyakarta, dimana hubungan antara kedua belah pihak menjadi tidak solid. Hubungan kerja rumah sakit dan dokter dipengaruhi oleh imbalan kerja, pengembangan karier, komunikasi dan koordinasi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari hubungan kerja antara rumah sakit dan dokter, serta ingin mempelajari, apakah kinerja rumah sakit terkait dengan hubungan kerja antara rumah sakit dan dokter. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan studi kasus, dengan melakukan wawancara mendalam dan terbuka, terhadap 8 orang dokter dan 3 orang pejabat struktural di RSUD Kota Yogyakarta serta 2 orang pejabat mantan direktur RSUD Kota Yogyakarta. Seluruh wawancara direkam, di transkip, dianalisis dan direduksi, kemudian dilakukan pencirian karakteristik. Hasil : Hasil wawancara menunjukkan, bahwa ada ketidakpuasan di antara dokter terhadap imbalan kerja dan pengembangan karier sebagai katagori dari tujuan strategi tenaga medis. Ketidakharmonisan dalam komunikasi dan koordinasi sebagai katagori dari keterikatan hubungan antara rumah sakit dan dokter. Tujuan strategi dan keterikatan hubungan rumah sakit dan dokter merupakan komponen dari tipologi Scott. Scott membagi hubungan kerja antara rumah sakit dan dokter menjadi 4 tipologi yaitu conjoint firm, quasi firm, latent conjoint firm, dan network. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa hubungan kerja antara rumah sakit dan dokter di RSUD Kota Yogyakarta, mengarah ke tipologi network. Dimana tipologi network dicirikan dengan rendahnya tingkat tujuan strategi dokter terhadap rumah sakit, dan lemahnya keterikatan kedua pasangan tersebut. Kesimpulan : Hubungan kerja antara rumah sakit dan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Yogyakarta, mengarah ke tipologi network. Idealnya hubungan kerja rumah sakit dan dokter adalah conjoint firm. Namun demikian network, akan tetap berjalan efektif, asal network dikembangkan dan dikelola dengan jelas.

Background: Practically governments’ hospital, not such an organization which solid, because in the organization there are two different authority that is hospital as lengthening of governmental bureaucracy and professionals (physician) impressing represent the self-supporting organization with the nature of its profession autonomy. So that difficult brought into contact to become a solid relation strength. The same thing happened in Yogyakarta District Hospital, where the relationship between both parties became not solid. Such kind of relationship were influenced reward, career development, communication and coordination. The aims of the study was to find out the relationship between hospital and physicians, and to learn wether the hospital performances were related to the relationship between hospital and physicians. Methods: This was a case study with open-ended but indepth interviews with 8 physicians and 3 structural staff at the hospital and 2 other retired directors. All interviews were recorded, transcripted, analyzed and reduced; and then characterized them. Results: The result of interview showed that the were dissatisfaction among the physicians regarding the reward and career development as the categories by the objective and strategy of medical staff. Disharmony of communication and coordination as the characterics of dependency of the relationship between hospital and physicians. The strategy objective and dependency of relationship between hospital and physicians were the components of Scott’s typology. Scott devided work relationship between hospital and physicians into four type of relationship, they were: conjoint firm, quasi firm, latent conjoint firm, and network. The study showed that work relationship between hospital and physicians in Yogyakarta Distric Hospital was included into network type. The network type was characterized by poor objective of physician’s strategy for hospital and poor relationship between the both parties. Conclusion: The type of work relationship between hospital and physicians in Yogyakarta Distric Hospital is network when the ideal type is conjoint firm. But anyhow, network in the hospital can be effectively work if network were develop and in the correct way.

Kata Kunci : Kinerja Rumah Sakit, Hubungan Dokter dan Rumah Sakit, Scott’s typology, work relationship, hospital, physicians


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.