Evaluasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT. Riau Andalan Pulp and Paper di kabupaten Kuantan Singingi
YUSDAR, Elny, Dr. Ir. Bondan Hermanislamet, M.S.; Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc
2007 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahTanggung jawab sosial perusahaan {Corporate Social Responsibility) yang dilaksanakan oleh PT. Riau Andalan Pulp and Paper di implementasikan melalui suatu wadah dengan nama Program Pemberdayaan Masyarakat Riau (PPPM-Riaupulp) yang merupakan suatu mekanisme pendampingan dan layanan sumber daya dukung guna membantu masyarakat agar mampu mengentaskan dirinya sendiri dan mampu membangun kemandirian dalam mengembangkan aset ekonomi, mengembangkan sumberdaya alam dan lingkungan serta meningkatkan sumberdaya manusianya, melalui beberapa program kegiatan sosial, ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji salah satu program kegiatan PVyi^-Riaupulp yakni Program Sistem Pertanian Terpadu (SPT) di tiga kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi, mulai dari proses pelaksanaan kegiatan dan mengetahui basil {output) serta manfaat dan dampak bagi masyarakat penerima program. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis evaluation. Penggunaan metode ini untuk mendapatkan gambaran mendalam tentang pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Riau (pVMRrRiaupulp) melalui kegiatan Sistem Pertaman Terpadu (SPT) di Kecamatan Pangean, Kecamatan Logas Tanah Darat dan Kecamatan Benai berdasarkan data sekimder dan basil wawancara dengan responden. Hasil analisis dari penelitian ini didapat babwa pelaksanaan Program Sistem Pertanian Terpadu (SPT) yang telab dilakukan VT.Riau Andalan Pulp and Paper di Kecamatan Pangean, Kecamatan Logas Tanab Darat dan Kecamatan Benai sudah cukup baik, namun belum dapat dikatakan berbasil dalam menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Hal ini disebabkan masih kurangnya rasa tanggung jawab masyarakat penerima terhadap program yang dijalankan, serta masih kurangnya dukungan dari Pemerintab Daerah, karena pihak perusahaan masih kurang melibatkan Pemerintab Daerah mulai dari proses perumusan sampai tahap evaluasi pelaksanaan program. Penelitian ini menyarankan agar PT. Riau Andalan Pulp and Paper tumt melibatkan Pemda Kabupaten Kabupaten Kuantan Singingi didalam pelaksanaan program, serta membentuk suatu komunitas bersama antar Pemda dan Masyarakat serta pibak perusahaan untuk membentuk suatu konsep pemberdayaan masyarakat secara bersama-sama, agar seluruh stakeholder dapat bertanggung jawab terhadap program sebingga program tersebut benar-benar sesuai dengan keinginan dan kebutuban masyarakat.
The concept of Corporate Social Responsibility (GSR) has been used by PT. Riau Andalan Pulp and Paper who implements it through Riau Province Commumty Empowerment Program {Program Pemberdayaan Masyarakat Riau or PPMR-Riaupulp). PPMR-Riaupulp is a mechanism for community guiding and resource-support services to help the community to help themselves and to build their self-reliance in developing the region's economic assets, natural resources and environment, as well as improving the quality of human resources through social, economic, and environment-related programs. The research aims to examine the implementation of one of PPMR-Riaupulp programs, i.e. Integrated Farming System Program {Program Sistem Pertanian Terpadu or SPT), in three different subdistricts of Kuantan Singingi Regency. The examination covers program implementation and evaluation sueh as program output, benefits, and impact on program-affected community. It employs a descriptive-qualitative approach applying an evaluative technique of analysis to obtain a comprehensive description about PPMR-Riaupulp implementation through SPT in Pangean, Logas Tanah Darat, and Benai subdistricts, based on secondary data obtained by interview with respondents. The results of research show that the implementation SPT in Pangean, Logas Tanah Darat, and Benai Subdistricts has been relatively successful. However, the program has been unable to implement the concept of sustainable community empowerment successfully. The problem has its root in lack of commumty's acceptance of the program and lack of support from the local government. The company fails to get government's support due to the absence of government's contribution during the whole process of program designing to program implementation evaluation. The research strongly recommends that PT. Riau Andalan Pulp and Paper should call for Kuantan Singingi Regental Government participation in the program implementation, and should establish a joint commiinity program so that the government and the local people togedier with the company are able to design a concept of commumty empowerment program. Therefore, all stakeholders are given the responsibility to ensure that the implementation of program will satisfy the people's demands and needs.
Kata Kunci : evaluasi, corporate social responsibility^ pemberdayaan