Laporkan Masalah

Keanekaragaman Jenis Herpetofauna di Zona Rehabilitasi, RPTN Srumbung, Taman Nasional Gunung Merapi

Khairuddin Iqbal Supartha, drh. Subeno, M.Sc

2023 | Skripsi | KEHUTANAN

Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Merapi di Resort Srumbungmerupakan zona yang mengalami degradasi akibat letusan gunung merapi pada tahun 2010. Setelah usaha rehabilitasi dilakukan selama 8 tahun, zona tersebut mengalami degradasi akibat aktivitas tambang pasir yang mengakibatkan Zona Rehabilitasi di resort srumbung belum dikatakan berhasil. Akibat dari adanya degradasi tersebut menyebabkan keberadaan herpetofauna menjadi terganggu atau bahkan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi habitat di Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Merapi, mengetahui kekayaan jenis herpetofauna di Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Merapi, dan mengetahui keanekaragaman jenis herpetofauna di Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Merapi. Menggunakan Visual encounter Survey (VES) dengan jalur transek dilakukan pada tiga jalur pada area terdampak tambang pasir, semi terdampak, dan tidak terdampak. Pengambilan data habitat menggunakan metode nested sampling dan protocol sampling. Analisis data keanekaragamanan herpetofauna menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sedangkan data habitat dianalisis menggunakan kerapatan vegetasi serta analisis tutupan tajuk dan tumbuhan bawah. Indeks similiaritas Bray-Curtis digunakan untuk menentukan kesamaan atau ketidaksamaan komunitas. Area tidak terdampak tambang pasir memiliki kondisi habitat yang lebih baik dilihat dari kerapat jenis vegetasi yang ada yaitu (28,17) jika dibandingkan dengan area semi terdampak (15,79) dan terdampak tambang pasir (13,08). Kekayaan jenis herpetofauna pada area tidak terdampak tambang pasir (dmg: 2,68) memiliki nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan area semi terdampak (dmg: 2,34) dan terdampak tambang pasir (dmg: 1,11). Keanekaragaman jenis pada jalur tidak terdampak memiliki nilai yang lebih tinggi (H’: 2,28) dibandingkan kedua area lainnya yaitu semi terdampak (H’: 2,02) dan terdampak tambang pasir (H’: 1,31). Indeks kesamaan komunitas memiliki nilai paling tinggi pada pasangan area terdampak dan semi terdampak (65,7%) sedangkan pada jalur terdampak dengan kedua area lainnya (semi dan tidak terdampak) memiliki indeks kesamaan komunitas yang rendah (45%).

The Rehabilitation Zone of Mount Merapi National Park at Srumbung Resort is a zone that experienced degradation due to the eruption of Mount Merapi in 2010. After 8 years of rehabilitation efforts, the zone experienced degradation due to sand mining activities which resulted in the rehabilitation zone at the Srumbung resort not being successful. As a result of this degradation, the presence of herpetofauna was disrupted or even decreased. The purpose of this study was to determine the condition of the habitat in the rehabilitation zone of Mount Merapi National Park, to determine the richness of herpetofauna species in the rehabilitation zone of Mount Merapi National Park, and to determine the diversity of herpetofauna species in the rehabilitation zone of Mount Merapi National Park. Using the Visual Encounter Survey (VES) with transect lines carried out on three lines in sand mining affected, semi-affected, and unaffected areas. Habitat data collection using nested sampling and protocol sampling. Analysis of herpetofauna diversity data used the Shannon-Wiener diversity index while habitat data were analyzed using vegetation density and analysis of canopy cover and understoreys. The Bray-Curtis similarity index is used to determine the similarity or dissimilarity of communities. Areas not affected by sand mines had better habitat conditions in terms of the density of existing vegetation types (28.17) when compared to semi-affected areas (15.79) and areas affected by sand mines (13.08). The species richness of herpetofauna in areas not affected by sand mining (dmg: 2.68) has a higher value when compared to semi-affected areas (dmg: 2.34) and sand mining affected (dmg: 1.11). Species diversity in the unaffected route has a higher value (H': 2.28) compared to the other two areas, namely semi-affected (H': 2.02) and sand-mine-affected (H': 1.31). The community similarity index has the highest value in the pair of affected and semi-affected areas (65.7%) while the affected path with the other two areas (semi and not affected) has a low community similarity index (45%).

Kata Kunci : Herpetofauna, Zona Rehabilitasi, Visual Encounter Survey.;Herpetofauna, Rehabilitaion zone, Visual Encounter Survey.

  1. S1-2023-445513-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445513-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445513-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445513-title.pdf