Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN KE KAWASAN WISATA ALAM MERAPI LERENG SELATAN

lrhandy Joko Pramono, Ir. Retno Nur Utami, M.P. dan Kaharuddin, S.Hut.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan perilaku berwisata wisatawan serta faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Alam Merapi Lereng Selatan sebagai masukan dalam menentukan rumusan arahan pengelolaan dan strategi pemasaran wisata alam pada kawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan di dua kawasan, yaitu: Taman Wisata Alam (TWA) Kaliurang dan Kawasan Wisata Alam (KW A) Kaliadem, yang termasuk dalam kawasan wisata alam berkembang dan belum berkembang. Dengan pendekatan teori migrasi Lee (I 966) dan komponen produk wisata, dapat ditentukan aspek-aspek yang berpengaruh pada kunjungan wisatawan, yaitu: kualitas obyek, kemudahan mendapatkan infonnasi, pelayanan, kelengkapan fasilitas, biaya dan aksesibilitas. Sesuai dengan tujuan penelitian, analisis yang digunakan ada 2 yaitu analisis deskriptif dan analisis faktor. Berdasarkan analisis deskriptif, struktur wisatawan pada TWA Kaliurang dan KW A Kaliadem didominasi oleh usia dewasa, jenis kelamin laki-laki, jenis pekerjaan swasta dan pelajar/mahasiswa dengan pendapatan sebesar < Rp 1.000.000,-s.d. Rp 2.000.000,-, daerah asal wisatawan Yogyakarta, Sleman dan Bantu!. Wisatawan melakukan kunjungan ke dua kawasan pada hari libur nasional dan akhir pekan, dengan keluarga dan rekan merupakan teman berwisata paling dominan. Jenis wisata alam mernpakan jenis wisata paling favorit bagi para wisatawan dan hampir seluruh wisatawan menyatakan ingin berkunjung kembali. Selain itu, berdasarkan analisis faktor yang dilakukan diketahui bahwa terdapat 6 faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke TWA Kaliurang, yakni : 1) kenyamanan dan promosi (variabelnya: fasilitas umum, keamanan tempat parkir, pamflet, reklame, tempat istirahat); 2)keindahan, citra dan akses (variabelnya: keindahan, citra, kelengkapan penunjuk jalan, pengetahuan); 3) pelayanan dan kebersihan obyek (variabelnya: kecekatan, keramahan, kebersihan); 4) pengeluaran (variabelnya: harga karcis dan biaya perjalanan); 5) jarak (variabelnya: jarak); dan 6) kesejukan (variabelnya: kesejukan). Sementara pada KW A Kaliadem, juga terdapat 6 faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan namun dalani komposisi yang berbeda, keenam faktor yang dimaksud meliputi: 1) pelayanan (variabelnya: sistem penanganan keluhan, kecekatan, keramahan dan keamanan tempat parkir); 2) fasilitas (variabelnya: tempat istirahat dan fasilitas umum); 3) pengeluaran (variabelnya: harga karcis dan biaya perjalanan); 4) promosi (variabelnya reklame dan pamflet); 5) kualitas obyek (variabelnya: keindahan dan kesejukan); dan 6) pengetahuan dan tata letak (variabelnya: pengetalman dan tata letak).

his research was

Kata Kunci : Teori Migrasi Lee (1966), analisis faktor, kunjungan wisatawan

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf