Evaluasi pelaksanaan program kompensasi pengurangan subsidi bahan bakar minyak bidang kesehatan di RSUD Arga Makmur :: Studi kasus
MUFIANTO, drg. Julita Hendrartini, M.Kes
2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Kesehatan (PKPS-BBM Bid.Kes) merupakan salah satu program untuk membantu kelompok masyarakat miskin. Tujuan penelitian adalah untuk menilai pelaksanaan Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Kesehatan (PKPS-BBM Bid.Kes) di RSUD Arga Makmur. Metode: Studi kasus dengan pengolahan data kualitatif dan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dan sampel meliputi unsur-unsur yang berkaitan dengan proses pelaksanaan program PKPS-BBM, yaitu kelompok manajemen rumahsakit dengan jumlah sampel 6 orang, pelaksana pelayanan 8 orang dan pasien Gakin 100 orang. Hasil: Sebanyak (23%) responden Gakin program PKPS-BBM tidak tepat sasaran. Pelaksanaan program efektif dimulai sejak bulan September 2002 dan berakhir bulan Nopember 2002. Pelayanan kesehatan Gakin pada pelaksanaan program PKPS-BBM, sesuai standar pelayanan kelas III. Sebagian besar (86%) responden yang berobat di rumahsakit mengaku tidak dipungut biaya pelayanan (gratis). Sebelum dan sesudah pelaksanaan program, keluarga miskin (Gakin) dilayani rumahsakit dengan dikenakan biaya pelayanan sesuai tarif Perda Nomor: 6 Tahun 1999. Pengunaan dan pemanfaatan dana program mengacu kepada Paket Pelayanan Esensial (PPE) yang sudah ditetapkan oleh Tim PPE Program PDPSE-BK RSUD Arga Makmur Tahun 2001. Rumahsakit umum daerah Arga Makmur menerima dana program PKPS-BBM tahun 2002 sebesar Rp.451.440.000,-. Sebagian besar dana program digunakan untuk pelayanan Gakin dengan penggunaan dana terutama untuk jasa medis dan kesehatan (34,57%), untuk pembelian obat-obatan (33,90%), pembelian bahan habis pakai (BHP) (14,44%), akomodasi pasien Gakin (8,18%), pengadaan/pemeliharaan sarana dan prasarana rumah sakit dan administrasi program (9,25%). Pengawasan pelaksanaan program belum optimal. Penyelesaian keluhan masyarakat belum dikelola dengan baik. Kesimpulan: Pelaksanaan Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Kesehatan (PKPS-BBM Bid.Kes) di RSUD Arga Makmur Tahun 2002 belum memberikan kontribusi yang maksimal dalam pembiayaan kesehatan keluarga miskin.
Background: Program of Reduction Compensation Subsidy the Fuel of Oil in Health Area (PKPS-BBM, Health Area) is one of the program to assist the poor society group. This study was to find out the assessment of implementation Program of Reduction Compensation Subsidy the Fuel of Oil in Health Area (PKPS-BBM, Health Area) in Arga Makmur District Hospital. Methods: This was case study with qualitative and quantitative processing data descriptively. The population and samples were the elements related to process of implementation of program PKPS-BBM, that is group of hospital management with 6 samples, 8 services staff and 100 patients of poor family (Gakin). Results: There were 23% Gakin respondents of PKPS-BBM program not appropriate with the goals. The effective program started in September 2002 till November 2002. The Gakin health service at PKPS-BBM programs, appropriate with standard of service of class III. Most respondents (86%) which visit to the hospital confess is not expense of service (free). Before and after program implementation, Gakin served by hospital with expense of service according to tariff Perda No: 6, 1999. The usage of program fund relate to Package of Service Esensial (PPE) was specified by PPE Team of Program of PDPSE-BK program, Arga Makmur Hospital 2001. Arga Makmur District Hospital accept the fund PKPS-BBM program in 2002 was Rp. 451.440.000. Mostly program fund used for Gakin services especially for medical and health service (34.57%), for drugs purchasing (33.90%), materials purchasing (BHP) (14.44%), Gakin’s accomodation (8.18%), hospital conservancy of facilities and basic facilities and administration program (9.25%). Controlling of implementation program not yet optimal. Solving of society sigh not yet been managed better. Conclusion: The implementation Program of Reduction Compensation Subsidy the Fuel of Oil in Health Area (PKPSBBM, Health Area) in Arga Makmur District Hospital, 2002 not yet given the maximal contribution in Gakin.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Subsidi BBM Kesehatan, Program Kompensasi, program evaluation, PKPS-BBM, poor family