Laporkan Masalah

Sistem pemeliharaan peralatan radiologi :: Studi kasus di Rumahsakit Islam Jakarta

USMAN, Zulfachri, Dr.dr. Boy S. Sabarguna, MARS

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Peralatan Radiologi menjadi beban Rumah Sakit disebabkan sering terjadinya kerusakan (trouble) yang tidak dapat diduga sebelumnya, hal ini disebabkan oleh peralatan radiologi tersebut tidak dilengkapi buku petunjuk perbaikan (service manual) dan buku petunjuk pemakaian (operating manual) dari pabriknya yang mengakibatkan tenaga teknisi tidak dapat melakukan perbaikan segera dan tidak tersedianya suku cadang (spare part) sehingga teknisi tidak dapat melakukan perbaikan. Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sistem pemeliharaan dengan penerapan yang ada dijalankan oleh Manajemen Rumah Sakit, teknisi dan pemakai peralatan Radiologi di Instalasi Radiologi RSIJ dan memberikan gambaran kajian sistem pemeliharaan Peralatan Radiologi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Jakarta. Metode: Instrumen yang digunakan yaitu dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Subyek penelitian ini adalah pada Instalasi Radiologi RSIJ dengan melakukan wawancara Kepala IPSRSIJ, teknisi dan pemakai peralatan radiologi. Hasil: Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya, sistem pemeliharaan tidak dapat dijalankan semestinya, disebabkan oleh terbatasnya tenaga teknisi, kurangnya pelatihan, tidak ada perencanaan yang baik sehingga sistem pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dan pemeliharaan korektif (corrective maintenance) tidak dapat berjalan sama sekali, sedangkan yang dapat dilaksanakan hanya sistem pemeliharaan berdasarkan kerusakan (emergency maintenance). Peralatan Radiologi pada Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Jakarta dalam rangka mendukung pelayanan Radiologi di Rumah Sakit tersebut memerlukan penangan yang lebih baik agar peralatan tersebut dalam kondisi baik, siap pakai, akurat dan aman. Saran: Akhirnya menyarankan perlu melakukan rekrutmen tenaga baru terutama tenaga yang berlatar belakang pendidikan elektromedik, perlu melengkapi fasilitas pemeliharaan korektif kerja yang memadai, dukungan manajemen dan dalam program pemeliharaan preventif dan perlu melengkapi dokumendokumen pemeliharaan.

Background: The radiology utility became hospital’s burden because of frequently damage (trouble), which was unexpected before and because that radiology utility was often unequipped with the manual of reparation (wiring diagram) and the complete service manual from its manufacturer. These were caused by the technician personnel could not immediate reparation. Moreover the spare part therefore was not available so could have taken more time. Objective: The study aims to identify maintenance system of radiology devices in the Radiology Installation of Islamic Hospital Jakarta and to describe the profile of the maintenance system in Radiology Installation. Method: Data were collected by interviewing and observing. The subjects were the Director of IPSRSIJ, technician and the user of radiology utility. Results and Sugestion: The most problem is the lack of technician, training, and this is not the result/conclusion there was no good planning so that the planning maintenance which include the preventive maintenance and corrective maintenance could not operate at all, whereas the operated system was only the maintenance system based on emergency maintenance that could be operated. The result in this study suggested that in its implementation, the maintenance system was not operated as it should be.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Radiologi, Pemeliharaan, technician, training, maintenance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.