The Interpretation of Justice Collaborator who Faced Dangerous Situation in Indonesian Judicial Decisions
Jonathan Putra M D, Muhammad Fatahillah Akbar
2023 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penulisan hukum ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep justice collaborator, secara khusus
konsep seseorang yang menghadapi situasi yang membahayakan, yaitu parameter
untuk menentukan apakah perlindungan dan penghargaan dapat diberikan kepada
mereka. Saksi memainkan peran penting dalam proses pengadilan pidana karena
mereka memberikan kesaksian tentang apa yang mereka alami, sehingga kehadiran
mereka sangat penting. Meskipun perannya sangat penting, namun menjadi saksi
pelaku bukanlah hal yang mudah karena adanya rasa takut akan adanya ancaman dan
intimidasi jika mereka menjadi saksi pelaku. Penulisan hukum ini merupakan
penelitian normatif, dengan menggunakan bahan kepustakaan berupa peraturan
perundang-undangan serta karya tulis ilmiah berupa jurnal tesis dan putusan
pengadilan sebagai bahan hukum primer. Hasil penelitian dan penulisan hukum ini
menyimpulkan bahwa (i) adanya ancaman yang serius atau akan terjadinya ancaman
digunakan sebagai parameter untuk menentukan justice collaborator yang
dihadapkan pada situasi yang membahayakan dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
dalam Perkara Nomor 798/Pid.B/2022/PN Jkt. telah menerapkan parameter yang
tepat dengan mengakui dan menetapkan Bharada Eliezer sebagai justice
collaborator yang dihadapkan pada situasi yang membahayakan, dan (ii) sesuai
dengan peraturan perundangan yang berlaku terkait dengan perlindungan saksi dan
korban, memberikan penghargaan terhadap kesaksian yang telah diberikan oleh
Bharada Eliezer dalam bentuk keringanan hukuman yang signifikan.
This legal writing aims to study how justice
collaborator is specifically the concept of someone who faced a dangerous
situation, namely parameters to determine if protection, and reward can be
given for them. Witnesses play a crucial role in a criminal court process as they
give testimony to what they have experienced, making their presence essential. Despite its very important role, it is not an easy decision due to the
fear of potential threats and intimidation if they become a witness. This legal writing is normative research, using library
materials in the form of laws and regulations as well as academic papers in the
form of thesis journals and court decisions as primary legal materials. The results of this
research and legal writing conclude that (i) the presence of a serious threat
and potential threat are used as a parameter to determine justice collaborator
who are faced a dangerous situation and the South Jakarta State Court Decision
Number 798/Pid.B/2022/PN Jkt.Sel has applied the such parameter when recognized
and acknowledged Bharada Eliezer as a justice collaborator who are faced a
dangerous situation, and (ii) as provided by the prevailing laws regarding
witness and victim protection give a reward for appreciating the testimony
given to Bharada Eliezer in the form of significant reduction of leniency in
sentencing.
Kata Kunci : Witnesses, Judicial Decisions, Justice Collaborators, Dangerous Situation.