Pengaruh Pohon Induk Eucalyptus pellita dan Hibridanya Terhadap Pertumbuhan Semai Hingga Umur Empat Bulan Di Persemaian KHDTK Wanagama I
Imanda Rizki Meita Hapsari, Dr. Ir. Sapto Indrioko, S.Hut., M.P., IPU.; Prof. Dr. Ir. Budiadi, S.Hut., M.Agr.Sc., IPU.
2023 | Skripsi | KEHUTANAN
Informasi mengenai pertumbuhan dan kualitas akar E. pellita dan E. pellita x E. urophylla hibrida dari asal induk yang berbeda masih terbatas khususnya pada pertumbuhannya di persemaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh 2 pohon induk (E. pellita murni dan E. pellita x E. urophylla hibrida) dan 146 seedlot (76 seedlot murni dan 70 seedlot hibrida) terhadap kemampuan hidup, pertambahan tinggi dan diameter, nilai kekokohan semai, dan kualitas perakaran semai hingga umur empat bulan. Penelitian ini menggunakan metode sampel acak dengan mengambil sampel secara acak pada tiap nomor seedlot menggunakan IS 5% untuk pengukuran data pertumbuhan, sehingga diperoleh 5 semai sebagai ulangan pernomor dan total semai yang digunakan yaitu 730 semai. Sementara untuk data perakaran diambil sebanyak satu individu pada tiap nomor seedlot. Analisis data yang digunakan yaitu analisis tersarang (nested) untuk data pertumbuhan dan analisis Independent Sample T-Test pada taraf uji 5% untuk data kualitas akar.
Hasil penelitian berdasarkan analisis tersarang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari semai yang berasal dari pohon induk maupun seedlot yang berbeda terhadap terhadap parameter pertambahan tinggi, diameter batang, dan nilai kekokohan semai dengan pohon induk terbaik adalah E. pellita dengan nomor seedlot terbaik pada masing-masing parameter pengukuran secara berurutan adalah M76, M62, dan M10. Sementara itu, berdasarkan analisis uji T terdapat pengaruh nyata dari semai yang berasal dari pohon induk yang berbeda terhadap parameter jumlah akar sekunder, jumlah dan panjang akar tersier. Semai E. pellita cenderung memiliki jumlah dan panjang akar yang lebih banyak dibandingkan E. pellita x E. urophylla hibrida.
Kata Kunci : Eucalyptus pellita, E. pellita x E.urophylla, pohon induk, nilai kekokohan semai, perakaran, parent trees, sturdiness quotient, roots