Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Utilisasi Pelayanan Kesehatan Oral pada Anak Prasekolah di Kota Yogyakarta (Kajian pada TK di Wilayah Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman)

Fentia Wiagisti, drg. Elastria Widita, M.Sc., Ph.D; Dr. drg. Indra Bramanti, M,Sc. Sp.KGA(K)

2023 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Anak usia prasekolah merupakan anak pada rentang usia 3-6 tahun. Anak pada usia ini rentan terkena penyakit oral. Karies gigi adalah salah satu penyakit oral yang masih banyak dialami oleh anak-anak. Terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi kejadian karies gigi pada anak, salah satunya utilisasi pelayanan kesehatan oral. Utilisasi pelayanan kesehatan oral menjadi komponen penting bagi anak usia prasekolah sebagai upaya preventif maupun kuratif bagi kesehatan oral anak. Andersen’s Behavioural Model of Health Services menyatakan terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi utilisasi pelayanan kesehatan yaitu faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi utilisasi pelayanan kesehatan oral pada anak prasekolah di Kota Yogyakarta.

          Penelitian observasional analitik menggunakan desain studi potong lintang telah dilakukan dengan melibatkan 100 anak beserta orang tua pada tiga taman kanak-kanak di Wilayah Kelurahan Klitren, Kemantren Gondokusuman. Variabel yang diteliti pada penelitian ini antara lain jenis kelamin anak, usia anak, tingkat pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua, pendapatan orang tua, persepsi penilaian orang tua terhadap kesehatan oral dan kesehatan umum anak, pengalaman sakit gigi anak, dan status kesehatan oral yang dikaji dengan indeks dmf-t.  Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square, uji Kruskal Wallis, Uji Mann Whitney-U, dan uji regresi logistik biner.

Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel tingkat pendidikan orang tua (p=<0>p=0,016), pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua (p=0,035), serta pendapatan orang tua (p=0,040) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan terhadap utilisasi pelayanan kesehatan oral pada anak prasekolah. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor kebutuhan berpengaruh secara simultan terhadap utilisasi pelayanan kesehatan oral pada anak prasekolah sebesar 39,2%. Tingkat pendidikan orang tua (p=0,004), pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua (p=0,012), pengalaman sakit gigi anak (p=0,036), usia (p=0,041), dan pekerjaan orang tua (p=0,041) memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap utilisasi pelayanan kesehatan oral. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor kebutuhan merupakan faktor yang memengaruhi utilisasi pelayanan kesehatan oral pada anak prasekolah di Kota Yogyakarta.

Kata Kunci: Utilisasi pelayanan kesehatan oral, anak prasekolah, Kota Yogyakarta

Preschool children are children aged 3-6 years. Children at this age are vulnerable to oral diseases. There are various factors that can influence the incidence of dental caries in children, one of which is the use of oral health services. Utilization of oral health services is an important component for children who are planning preventive and curative efforts for children's oral health. According to Andersen's Behavioral Model of Health Services, three main factors that influence the use of health services are determined by predisposing factors, enabling factors, and need factors. The aim of this research is to examine the factors that influence the use of oral health services among preschool children in the city of Yogyakarta.

Analytical observational research using a cross-sectional study design was carried out involving 100 children and their parents in three kindergartens in the Klitren Village Area, Kemantren Gondokusuman. The variables examined in this study include the child's gender, the child's age, the parent's education level, the parent's occupation, the parent's knowledge, attitudes, and behavior, the parent's income, the parent's perception of the child's oral health and general health, experience children's toothache, and oral health status assessed with the dmf-t index. Data analysis was carried out using the Chi-square test, Kruskal Wallis test, Mann Whitney-U test, and binary logistic regression test.

The results of the bivariate analysis show that the variables of parental education level (p=<0 p=0.016), p=0.035), p=0.040)>(p=0,004), knowledge, attitudes, and behavior of parents (p=0,012), the child's experience of toothache (p=0,036), age (p=0,041), and employment of parents (p=0,041) have a partially significant influence on the utilization of oral health services. This research concludes that predisposing factors, enabling factors, and need factors are factors that influence the utilization oral health services among children in Yogyakarta City.

 

Keywords: Utilization of oral health services, preschool children, Yogyakarta City

Kata Kunci : Utilisasi pelayanan kesehatan oral, anak prasekolah, Kota Yogyakarta

  1. S1-2023-445348-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445348-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445348-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445348-title.pdf